Bonus Tak Dibayar, Neymar Tuntut Barcelona ke FIFA?

  • Barcelona dikabarkan enggan membayar bonus loyalitas Neymar senilai Rp 409 Miliar pasca kepindahan bintang Brasil itu ke PSG.

Neymar
Neymar

Pengacara penyerang Brasil itu mengatakan bahwa hubungan baik mereka dengan klub Spanyol itu akan mencegah mereka melaporkan klub tersebut atas persoalan pembayaran bonus loyalitas.

Rekrutan anyar Paris Saint-Germain Neymar tidak akan melaporkan mantan klub Barcelona ke FIFA untuk persoalan pembayaran bonus sebesar 26 juta Euro (Rp 409 milyar) yang enggan dibayarkan oleh raksasa Spanyol itu.

Pembayaran tersebut, yang telah dibekukan dan ditempatkan di seorang notaris, merupakan utang kepada keluarga Neymar sebagai bagian dari perpanjangan kontrak terakhirnya dengan tim Spanyol tersebut.

Ayahnya dan agen asal Brasil, Neymar Senior, sebelumnya menuduh klub Catalan terlibat dalam “pemaksaan” atas bonus loyalitas anaknya,

Diduga Neymar Senior mengundur kesepakatan transfer ke PSG untuk memicu pembayaran loyalitas yang akan jatuh setelah 31 Juli, sebagai bagian dari kontrak baru yang ditandatangani pemain Brasil itu dengan raksasa Catalan pada Oktober tahun lalu.

Namun, juru bicara Barca Josep Vives mengklaim pembicaraan Neymar dengan PSG terjadi sebelum tanggal tersebut dan kegagalan pemain 25 tahun itu untuk secara terbuka mengekspresikan komitmennya kepada tim Catalan berarti dia melanggar persyaratan kesepakatan tersebut.

Pengacara Neymar sekarang mengatakan bahwa mereka tidak akan melaporkan Barcelona ke FIFA dan mengatakan bahwa jalur komunikasi masih terbuka di antara kedua belah pihak.

“Bonus ini benar-benar ada dan pembayarannya adalah pemenuhan kontrak, mari kita berharap apa yang disepakati, dan kita membicarakannya dengan Barcelona,” ujar Marcos Motta, spesialis hukum olahraga internasional yang mewakili Neymar, mengatakan kepada Sport.

“Kami tidak mempertimbangkan melakukan tindakan FIFA untuk menjalin hubungan baik dengan Barcelona.”

Pendaftaran PSG untuk Neymar telah selesai dan pemain internasional Brasil itu bebas melakukan debutnya pada hari Minggu melawan Guingamp.