Liga Inggris mick jagger pembawa sial Premier League Sepak Bola

Mick Jagger disalahkan sebagai pembawa sial kekalahan mengerikan 1-7 Brasil dari Jerman di babak semifinal Piala Dunia 2014. Mick Jagger memang memiliki kaitan buruk dengan Piala Dunia.

Bukan saja karena penyanyi Rolling Stones itu terkenal sebagai pendukung setia tim nasional Inggris — yang terus-menerus mengecewakan– tetapi juga karena ia telah mengembangkan reputasi sebagai ‘pembawa sial’ untuk setiap tim lain yang didukungnya. Dan setelah skor semifinal berakhir 1-7 dengan kekalahan tuan rumah, ia memastikan bahwa kutukan legendaris itu terus berlanjut dalam sejarah, setidaknya di mata rakyat Brasil.

Legenda Jagger sebagai ‘pembawa sial’ dimulai di Afrika Selatan selama Piala Dunia 2010, saat ia menghadiri pertandingan untuk mendukung Inggris, Amerika Serikat dan Brasil dalam tiga game terpisah – dan ketiganya kalah. Rakyat Brasil menyalahkan Jagger untuk kekalahan mereka dari Belanda tahun 2010 pada jersey Brasil yang dikenakannya.

BACA JUGA  Liverpool Kini Lebih Baik Usai Ditinggal Luis Suarez

Ketika Piala Dunia dimulai di Brasil 2014, penduduk setempat yang cemas berusaha menangkal efek jelek Jagger. Dalambahasa setempat ia dijuluki Pé Frio – secara harfiah berarti “kaki dingin,” yang digunakan untuk menggambarkan kaum pembawa sial.

Dengan Rolling Stones melakukan tur di Brasil bersamaan waktu dengan penyisihan grup Piala Dunia, para gilabola tuan rumah berharap dia akan terlalu sibuk bernanyi untuk bisa membahayakan timnas Brasil. Namun, seperti sebuah tulisan dari kantor berita Associated Press tanggal 25 Juni, hal ini tidak dapat direalisasikan:

“Pada konser di Roma pada Sabtu malam, Jagger memberi prediksi pada 70.000 penggemar bahwa juara Piala Dunia empat kali Italia akan menang atas Uruguay untuk kemudian maju ke fase sistem gugur. Tim Italia kalah 1-0 hari Selasanya dan pulang usai penyisihan grup.

Pada sebuah acara di Lisbon pada bulan Mei lalu, penyanyi itu memprediksi bahwa Portugal yang dipimpin oleh Cristiano Ronaldo,  akan memenangkan semua laga di turnamen 2014 di Brasil. Portugal berada di ambang eliminasi setelah gagal menang dalam dua pertandingan grup yang pertama.

BACA JUGA  Eric Cantona Kagum Kehebatan Jose Mourinho

Sebelumnya di tanah Inggris Jagger menulis di akun Twitter pada 19 Juni agar tim Inggris menang dalam permainan melawan Uruguay. “Ayo Inggris! Ini adalah salah satu kesempatan untuk menang!,” tulisnya. Dan Inggris kalah.”

Akhirnya, Jagger muncul di Belo Horizonte untuk laga semifinal bersama anaknya yang warga Brasil, Lucas. Meskipun memakai topi Inggris, Pé Frio duduk untuk menyaksikan bersama ribuan penggemar baju kuning dan hijau yang kecewa. Brasil kehilangan salah satu laga kandang terburuk dan juga kekalahan paling mengerikan dalam sejarah semifinal di Piala Dunia.

Seperti kata salah satu lagu terkenal Rolling Stone yang dinyanyikannya, “I can’t get no satisfaction!”

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR