Calon Kapten Jerman Ini Disarankan Ikut Les Menyanyi

17

Beberapa hari lalu muncul rekaman video yang memperlihatkan seorang pemain yang jadi kandidat terkuat kapten timnas Jerman menyanyikan lagu yang menghina klub lawannya. Namun klub yang dihina-hina itu, Borussia Dortmund, sudah memaafkan perilaku sang pemain, dengan dalih ia agak mabuk, sembari menyindir agar sang pemain, Bastian Schweinsteiger, segera mengambil les menyanyi. Schweinsteiger di rekaman video tersebut menyanyikan sebuah […]

Internasional Liga Jerman  - Calon Kapten Jerman Ini Disarankan Ikut Les Menyanyi

Beberapa hari lalu muncul rekaman video yang memperlihatkan seorang pemain yang jadi kandidat terkuat kapten timnas Jerman menyanyikan lagu yang menghina klub lawannya. Namun klub yang dihina-hina itu, Borussia Dortmund, sudah memaafkan perilaku sang pemain, dengan dalih ia agak mabuk, sembari menyindir agar sang pemain, Bastian Schweinsteiger, segera mengambil les menyanyi.

Schweinsteiger di rekaman video tersebut menyanyikan sebuah lagu yang populer di kalangan gilabola Bayern Munich. Lagu itu berisi ejekan terhadap Dortmund. Bunyi liriknya kurang lebih, “BVB hurensöhne!” Teks itu secara harfiah bisa diterjemahkan (dalam bahasa Indonesia) sebagai “BVB si anak lonte.”

BVB adalah sebutan untuk Borussia Dortmund. Dua klub ini saling bersaing di Bundesliga. Lima tahun terakhir, gelar juara Bundes hanya berputar-putar di antara mereka berdua saja. Tidak heran jika persaingan keduanya sangat sengit.

Tanggapan Dortmund adalah: “Bukan masalah besar jika Anda minum beberapa gelas bir, melepaskan beberapa ketegangan dan menyanyikan sebuah lagu tanpa benar-benar memikirkan liriknya setelah memenangkan Piala Dunia.”

“Kami selalu melihat Anda sebagai orang yang adil. Kami tidak akan pernah mempermasalahkan nyanyian Anda dan kami jelas menerima permintaan maaf melalui video Anda itu. Kami berharap Anda menjalani liburan yang menyenangkan di Kroasia.”

‘P.S. Selalu ada kemungkinan untuk memperbaiki cara menyanyi Anda. Jika Anda membutuhkan les menyanyi, hubungi kami. Kami akan dengan senang hati membantu Anda.’

Schweinsteiger sendiri sebelum ini telah mengeluarkan permintaan maaf kepada Borussia Dortmund dan para gilabolanya melalui akun Facebooknya.

“Saya ingin meminta maaf untuk masalah ini,” katanya di Facebook. “Tentu saja saya tidak ingin membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada yang sebenarnya. Itu hanya lagu terkenal di kalangan gilabola, meskipun saya tidak bermaksud untuk menghina siapa pun dengan kata-kata kotor itu.”

“Saya bergaul baik dengan semua pemain Dortmund, terutama dengan Kevin Grosskreutz. Itu hanya sebuah situasi yang tidak menguntungkan.”

Lima musim terakhir Bundesliga hanya dikuasai mereka berdua. Musim 2009-10 Bayern Munich juaranya. 2010-11 dan 2011-12 giliran Dortmund. Musim depannya Bayern lagi, juga musim terakhir 2013-14. Di dua musim terakhir Dortmund menjadi runner up.

Kedua musuh bebuyutan ini akan bertemu lagi di kesempatan German Super Cup pada 13 Agustus mendatang.