Cek Ini, Tim Pembunuh Raksasa di Kualifikasi Euro 2016

Meskipun memiliki penduduk hanya 325.000, Islandia telah memulai musim kualifikasi mereka dengan tiga kemenangan dari tiga laga, termasuk raksasa Belanda, sebelum turun tandang melawan Ceko akhir pekan ini. Sebuah negara dengan penduduk lebih sedikit dari tim lemah Malta dan Luksemburg sedang mengamuk. Islandia memuncaki Grup A kualifikasi Euro 2016 setelah mengalahkan Turki 3-0 di kandang pada matchday satu dan di Latvia […]

Internasional Piala Eropa  - Cek Ini, Tim Pembunuh Raksasa di Kualifikasi Euro 2016

Meskipun memiliki penduduk hanya 325.000, Islandia telah memulai musim kualifikasi mereka dengan tiga kemenangan dari tiga laga, termasuk raksasa Belanda, sebelum turun tandang melawan Ceko akhir pekan ini.

Sebuah negara dengan penduduk lebih sedikit dari tim lemah Malta dan Luksemburg sedang mengamuk. Islandia memuncaki Grup A kualifikasi Euro 2016 setelah mengalahkan Turki 3-0 di kandang pada matchday satu dan di Latvia 3-0, dan akhirnya 2-0 vs Belanda.

“Iceland bermain lebih baik dari kami dan kami harus mengucapkan selamat kepada mereka,” kata pelatih Turki Fatih Terim. “Kami harus realistis, kami pantas kalah.” Itu sebuah pengakuan mengejutkan jika populasi dianggap penting.

Berdiri sendiri sebagai sebuah pulau di Atlantik utara, Islandia memiliki iklim yang suram dan tidak satu pun hal yang kondusif untuk pembinaan sepakbola yang efektif.

Tapi Islandia dan 325.000 penduduknya mulai menuai keuntungan dari sebuah sistem pembinaan sepakbola terpusat yang dimulai sejak awal abad ini.

Angin dan musim dingin yang panjang mengimplikasikan bahwa sepakbola hanya bisa dilakukan di luar ruangan untuk sekitar enam bulan dalam setahun.

Namun federasi sepakbola Islandia (KSI), bersama dengan investor swasta dan pendanaan pemerintah, telah membangun tujuh stadion sepak bola indoor berukuran penuh, sejumlah lapangan berukuran penuh dan banyak lagi lapangan berukuran kecil yang dibangun di dekat dengan sekolah-sekolah sejak tahun 2000.

Selain itu telah ada upaya terkonsentrasi untuk meningkatkan jumlah pelatih terakreditasi UEFA di negara ini. Ada aturan ketat yang harus dipatuhi untuk sampai ke tingkat kualifikasi yang dibutuhkan untuk melatih bahkan untuk tim di bawah usia 11 tahun, yang berarti banyak pelatihan berkualitas di Islandia.

Ada lebih dari 21.000 pemain yang terdaftar di negara itu, sekitar tujuh persen dari populasi, sedangkan jumlah pelatih yang berkualitas telah meningkat tujuh kali lipat sejak tahun 2000.

Selain itu, ada juga lebih dari 100 pemain Islandia yang merumput di liga-liga Eropa, termasuk Liga Premier, La Liga dan Serie A.

Jika dibandingkan dengan jumlah total penduduknya yang hanya 325 ribu orang, angka 100 pemain pro itu merupakan angka yang luar biasa tinggi.

Sekedar perbandingan, angka 325.000 penduduk itu kalau di Indonesia setara dengan penduduk kecamatan Kebun Jeruk di Jakarta Barat yang resminya berjumlah 333 ribu orang.

Islandia lolos ke Kejuaraan Eropa U-21 pada tahun 2011. Itu adalah untuk pertama kalinya tim Islandia mencapai final. Pencapaian itu mungkin bisa digambarkan sebagai hasil pertama berbagai fasilitas baru dan strategi pembinaan yang tepat.

Pemimpin generasi ini adalah Gylfi Sigurdsson, gelandang Swansea City yang sudah mencetak dua gol dalam kualifikasi ini, dan Kolbeinn Sigthorsson, striker Ajax dengan 16 gol dalam 25 pertandingan internasional.

“Banyak hal besar telah terjadi di Islandia, ada banyak fasilitas dalam ruangan dengan lapangan rumput ukuran penuh yang dibangun dalam lima atau enam tahun terakhir,” kata Sigurdsson kepada New York Times tahun lalu.

“Ini membantu pengembangan teknis dan memungkinkan pemain muda untuk bermain sepanjang tahun. Sebelumnya, kami terbiasa bermain di salju dan hanya bisa bermain di rumput selama empat atau lima bulan saja.”

Sepakbola.cc