Claudio Bravo Tidak Menakutkan Untuk Jerman

Jerman tak gentar andai harus melalui adu penalti melawan Chile di final Piala Konfederasi dan berhadapan dengan kiper jagoan, Claudio Bravo.

Timnas Jerman - Piala Konfederasi
Timnas Jerman - Piala Konfederasi

Berita Bola – Joachim Low siap andai tim nasional Jerman harus mengakhiri final Piala Konfederasi dengan adu penalti melawan Chile.

Pada pertandingan melawan Portugal di babak semi-final, Chile sukses menyingkirkan juara Euro 2016 itu melalui adu penalti setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit.

Tiga eksekusi penalti Seleccao yang dilakukan oleh Ricardo Quaresma, Joao Moutinho dan Nani mampu ditahan oleh penjaga gawang Manchester City, Claudio Bravo.

Ditanya perihal final di Saint Petersburg, Senin (03/07) dini hari WIB nanti, Joachim Low mengaku tidak khawatir atau takut menghadapi kesigapan Claudio Bravo.

“Tidak, tentu saja tidak [takut adu penalti]. Kenapa saya harus takut? Chile mempunyai pemain-pemain sempurna yang bisa mencetak gol dari titik putih. Melawan Portugal mereka mampu melakukannya tanpa kegagalan [ditahan kiper],” ujar Low pada konferensi pers jelang laga.

“Claudio Bravo sangat membantu [Chile]. Dia seakan-akan menjadi pembunuh penalti.”

“Kami pun mempunyai pemain-pemain sempurna di titik putih. Kami akan mencoba untuk menghindari, tapi kami tidak takut andai harus adu penalti.”

Di turnamen Piala Konfederasi kali ini, Jerman tidak menurunkan pemain-pemain berlabel bintang seperti Toni Kroos, Mesut Ozil dan Manuel Neuer, sehingga banyak dikritik.

Akan tetapi Joachim Low mengaku optimis skuatnya mampu mengikuti jejak tim U21 mereka yang baru saja memenangi Euro U21 dengan mengalahkan Spanyol di final.

“Para pemain yang bermain di sini mengalami impresi yang kurang baik. Tidak ada pecundang di tim ini, mereka hanya diuntungkan.”

“Saat ini Anda mengalami suasana hati euforia seperti kala Jerman memenangi titel itu [Piala Dunia 2014], tapi yang terpenting adalah melangkah ke depan. Kami harus mengukur diri kami sendiri melawan pemain-pemain berkaliber seperti [Cristiano] Ronaldo, [Lionel] Messi, Kroos dan lainnya.”

“Piala Dunia memang tantangan yang tersulit. Anda hanya mempunyai tujuh laga di mana Anda harus membawa pemain-pemain terbaik dan tidak bisa mengalami kesalahan sedikit pun. Anda membutuhkan penampilan manusia super di Piala Dunia.”

“Kami masih mempunyai waktu 12 bulan [menuju Piala Dunia]. Masih terlalu awal untuk menganggap hasil di dua turnamen [Piala Konfederasi dan Euro U21] jadi penentu di Piala Dunia tahun depan,” tegasnya.

Sepakbola.cc