Cristiano Ronaldo dan Neymar Tak Sekelas Zlatan Ibrahimovic

39

Thiago Motta sang gelandang PSG ini menyebut bahwa Cristiano Ronaldo dan Neymar pun tak sekelas rekannya, Zlatan Ibrahimovic. Yang bener??

Thiago Motta sang gelandang PSG ini menyebut bahwa Cristiano Ronaldo dan Neymar pun tak sekelas rekannya, Zlatan Ibrahimovic. Yang bener??

Gelandang Paris Saint-Germain Thiago Motta mempertanyakan apakah Cristiano Ronaldo atau Neymar bisa menawarkan kualitas kepemimpinan yang sama seperti yang ditunjukkanZlatan Ibrahimovic.

Bintang Real Madrid Ronaldo telah dikaitkan dengan kepindahan ke juara Ligue 1, meskipun Jorge Mendes, agen Ronaldo menegaskan bahwa kliennya mengakhiri karirnya di ibukota Spanyol.

Neymar merupakan target lain dikabarkan menarik minat sejumlah klub setelah pembicaraan kontrak barunya di Camp Nou masih berlarut-larut. PSG termasuk salah satu peminat.

Dengan Ibrahimovic telah memutuskan untuk meninggalkan PSG pada akhir kontraknya musim ini, spekulasi atas transfer Ronaldo atau Neymar meningkat dalam beberapa pekan terakhir, tapi Motta tidak yakin apakah mereka dapat mengisi peran yang ditinggalkan kapten Swedia itu.

“Ronaldo dan Neymar adalah nama-nama penting yang membuat perbedaan di lapangan, tapi saya ingin melihat apakah mereka tahu bagaimana harus bersikap seperti pemimpin tim seperti yang Ibra lakukan,” katanya kepada La Gazzetta dello Sport. “Jika tidak, tim ini kemungkinan akan mengalami kemunduran.”

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi secara terbuka mendukung Edinson Cavani untuk muncul dari bayang-bayang Ibrahimovic dan menjadi penyerang utama di bawah asuhan Laurent Blanc.

Motta juga mendukung pemain internasional Uruguay itu untuk menjadi pemain yang bakal mengisi pos yang ditinggalkan Ibrahimovic di ujung tombak.

“Cavani bisa merebut kesempatan untuk menjadi penyerang tengah,” katanya. “Saya berharap dia bisa menyatu dengan tim.”

Motta, yang akan berusia 34 tahun pada bulan Agustus mendatang, mengakui bahwa musim depan bisa menjadi yang terakhir baginya sebagai pemain dan ia tertarik untuk menjadi seorang pelatih setelah ia pensiun.

“Seperti Ibrahimovic, aku bebas akan menentukan pilihan saya,” tambahnya. “Jika saya terus bermain dengan baik, saya akan tinggal dengan PSG atau pergi ke tempat lain. Kalau tidak, saya akan belajar untuk menjadi seorang pelatih.”