Dukungan Wags Uruguay untuk Suarez

10

  Meski kontroversial, terlemparnya Luis Suarez dari skuad membuat WAGs pemain Uruguay kompak mendukung striker Liverpool itu. Ekspresi dukungan moral diharapkan membuat Suarez kembali bangkit dan menerima hukuman dari FIFA. Salah satu WAGs, Karina Roncio, istri pemain Uruguay, Diego Lugano, ikut memposting gambar 6 WAGs Uruguay sambil membentangkan poster bernada dukungan untuk Suarez di situs […]

Internasional Piala Dunia  - Dukungan Wags Uruguay untuk Suarez

 

Meski kontroversial, terlemparnya Luis Suarez dari skuad membuat WAGs pemain Uruguay kompak mendukung striker Liverpool itu. Ekspresi dukungan moral diharapkan membuat Suarez kembali bangkit dan menerima hukuman dari FIFA.

Salah satu WAGs, Karina Roncio, istri pemain Uruguay, Diego Lugano, ikut memposting gambar 6 WAGs Uruguay sambil membentangkan poster bernada dukungan untuk Suarez di situs jejaring sosial, Twitter.

“Uruguay Top! Semua untuk satu atau tidak sama sekali! Kami ada untuk Ada,” begitu bunyi tulisan dukungan WAGs Uruguay untuk Suarez sesuai rilis Daily Mail.

El Pistolero memang terpaksa pulang ke Uruguay lebih cepat karena sanksi dari FIFA. Suarez dilarang beraktivitas di sepakbola selama 4 bulan dan denda sebesar 65 ribu poundsterling (Rp 1,3 miliar) buntut tindakan tidak sportifnya menggigit bahu pemain Italia, Giorgio Chiellini di laga terakhir babak penyisihan grup D Piala Dunia 2014.

Namun para Wags itu harus “berduka”. Pasalnya, Uruguay baru saja tersingkir dari fase 16 besar Piala Dunia setelah disingkirkan Kolombia dengan skor 0-2 dalam pertandingan di Arena Corinthians, Sabtu (28/06/2014) atau Minggu dinihari WIB.

Hingga kini masih banyak pihak yang menilai hukuman untuk Suarez dari FIFA terlalu berat. Bahkan, Chiellini sendiri merasa, FIFA hendaknya meninjau ulang hukuman untuk Suarez. “Sanksi” tersebut, menurut Chiellini, membuat pemain justru merasa dikucilkan.

Kendati banyak yang mendukung, tidak sedikit pihak yang menilai hukuman dari FIFA untuk Suarez sudah tepat. Bagaimana tidak, ulah “menggigit” pemain lawan itu telah tiga kali melakukan aksi serupa.