Timnas Inggris, Antara Defensif Atau Offensif?

23

Manajer Inggris Roy Hodgson akhirnya mengkonfirmasi 23 nama untuk berlaga di ajang EURO 2016 dan melihat komposisi itu kita akan melihat pilihan yang ‘sangat’ menyerang dari The Three Lions. Pelatih berusia 68 tahun awalnya mengikutsertakan 26 nama (3 pemain di stand-by). Kemudian akhrinya dipangkas dengan gelandang Manchester City, Fabian Delph, Gelandang Leicester City, Danny Drinkwater, […]

Manajer Inggris Roy Hodgson akhirnya mengkonfirmasi 23 nama untuk berlaga di ajang EURO 2016 dan melihat komposisi itu kita akan melihat pilihan yang ‘sangat’ menyerang dari The Three Lions.

Pelatih berusia 68 tahun awalnya mengikutsertakan 26 nama (3 pemain di stand-by). Kemudian akhrinya dipangkas dengan gelandang Manchester City, Fabian Delph, Gelandang Leicester City, Danny Drinkwater, gelandang Newcastle United, Andros Townsend harus tersisih dari skuad. Sementara itu Hodgson membawa lima striker untuk Kejuaraan Eropa, dan memilih hanya tiga bek tengah saja.

Berikut skuad Inggris di Euro 2016

Kiper: Joe Hart (Manchester City), Fraser Forster (Southampton), Tom Heaton (Burnley).

Bek: Gary Cahill (Chelsea), Chris Smalling (Manchester United), John Stones (Everton), Kyle Walker (Tottenham Hotspur), Ryan Bertrand (Southampton), Danny Rose (Tottenham Hotspur), Nathaniel Clyne (Liverpool).

Gelandang: Dele Alli (Tottenham Hotspur), Ross Barkley (Everton), Eric Dier (Tottenham Hotspur), Jordan Henderson (Liverpool), Adam Lallana (Liverpool), James Milner (Liverpool), Raheem Sterling (Manchester City), Jack Wilshere ( Gudang senjata).

Striker: Wayne Rooney (Manchester United), Harry Kane (Tottenham Hotspur), Jamie Vardy (Leicester City), Daniel Sturridge (Liverpool), Marcus Rashford (Manchester United).

Ini adalah tim yang dikemas dengan penuh penyerang berbakat, dan Hodgson telah menunjukkan niatnya dalam komposisi ini. Pelatih veteran itu tampaknya mengadopsi kebijakan “mencetak lebih dari satu angka “, daripada mencemaskan pertahanan timnya. Inggris bisa menjaga keperawanan mereka selamnya dalam empat pertandingan persahabatan internasional terakhir mereka, tetapi mereka juga telah memamerkan kekuatan menyerang dengan barisan ofensif mereka.

Kekuatan Inggris di sektor depan telah mempengaruhi Hodgson untuk memilih gelandang kreatif seperti Ross Barkley (Everton), Jack Wilshere (Arsenal) dan Adam Lallana (Liverpool). Trio tersebut bisa berjuang untuk satu tempat di lineup awal, tetapi pilihan mereka akan memberikan Inggris opsi menyerang yang berbahaya dari bangku cadangan.

Inggris telah menjadi salah satu pesaing potensial untuk menjuarai Euro 2016, dan memiliki begitu banyak alternatif di pos menyerang bahkan hingga pilihan di bangku cadangan. Dengan moncernya performa Harry Kane dan Jamie Vardy, melesatnya performa Marcus Rashford, tetap tajamnya striker rentan cedera, Daniel Sturridge, dan keberadaan kapten sekaligus top skor sepanjang masa Inggris, Wayne Rooney, Hodgson akan memiliki banyak variasi pilihan di lini depan untuk mendobrak pertahanan lawan.

Inggris menjadi salah satu unggulan dan favorit untuk memenangkan Euro 2016 musim panas ini, tapi bisakah mereka benar-benar mewujudkannya dengan daya ofensif yang ambisius mereka?