Final Euro 2016 : Blaise Matuidi Ingin Amnesia Saja

22

Pemain timnas Perancis Blaise Matuidi mengaku pengalaman bermain di final Euro 2016 sangat mengecewakan sehingga ia ingin melupakan kenangan buruk tersebut.

Pemain timnas Perancis Blaise Matuidi mengaku pengalaman bermain di final Piala Eropa Euro 2016 sangat mengecewakan sehingga ia ingin melupakan kenangan buruk tersebut.

Perancis harus menelan kekalahan dari Portugal pada pertandingan final turnamen Euro 2016 usai ditaklukan oleh sebiji gol dari Eder di babak tambahan waktu, Senin (11/7).

Matuidi tidak bisa melupakan kekecewaan yang dramatis tersebut dan merasa dirinya dan masyarakat Perancis untuk segera melupakan harapan yang tidak terkabul itu.

“Banyak penyesalan tentu saja. Ketika anda kalah di fase final anda hanya ditemani penyesalan semata.”

“Masih terlalu awal untuk bicara perihal bangkit kembali. Perasaan yang masih terasa adalah kekecewaan. Kita harus segera melupakan kekalahan itu lebih dulu dan setelah itu kita lihat bagaimana kedepannya.”

“Tentu saja, kita harus bereaksi cepat karena ada kualifikasi (Piala Dunia 2018) di September nanti. Kami harus sudah siap pada waktu itu.”

“Sangat sulit untuk melupakan karena kami sudah melakukan pekerjaan baik agar kami bisa sampai di babak final dan kemudian memenangkannnya.”

“Selalu sulit untuk kalah di final. Namun itu lah sepak bola. Kami harus segera bangkit, berlibur dan bersiap untuk (Piala Dunia) 2018.”

Ketika disinggung perihal kegagalan di final tersebut, Matuidi merasa Les Bleus mempunyai kesempatan emas untuk angkat piala namun kehabisan tenaga di penghujung laga.

Di laga tersebut, tim asuhan Didier Deschamps mampu membuat 18 kesempatan emas, sedangkan anak buah Fernando Santos hanya 10 kali saja, namun dapat mencetak satu gol via Eder.

“Sangat dekat (menjadi juara). Kami mendapatkan banyak kesempatan bahkan jika kami tidak dalam kondisi bugar, bukan berada di kondisi fisik yang prima.”

“Meski begitu, kami mempunyai kesempatan. Kami pun menguasai bola. Portugal pun memiliki kesempatan, namun saya rasa tidak sebanyak kami. Lalu kemudian kami lelah di pertengahan pertandingan dan itu terjadi di penghujung laga.”

“Para pemain Portugal tetap bersikukuh untuk percaya sampai akhir jika mereka bisa menjadi juara dan akhirnya mereka dihadiahi atas usahanya.”

Kekalahan memang menyesakkan dada. Akan tetapi Blaise Matuidi merasa seluruh pemain dan masyarakat harus melihat dari sisi positif.

“Kita boleh menyesal, tapi harus bangga juga atas apa yang kita raih di turnamen. Kami bisa menyatukan masyarakat Perancis dan ada banyak gairah dari mereka. Kami pun memberikan kebahagiaan kepada publik yang mencintai sepak bola dan mungkin seseorang yang tadinya tidak suka sepak bola mulai menyukai.”