Meski Perih, Deschamps Beri Selamat Portugal

5

Pelatih Prancis Didier Deschamps membantah adanya tekanan kepada timnya saat dikalahkan 1-0 oleh Portugal di final Euro 2016. Ia pun mengucapkan selamat pada sang juara, Portugal. Negara tuan rumah adalah favorit untuk memenangkan laga final di Paris pada hari Minggu, tapi mereka harus menelan kekalahan oleh gol yang menakjubkan dari Eder di waktu tambahan. Skuad […]

Pelatih Prancis Didier Deschamps membantah adanya tekanan kepada timnya saat dikalahkan 1-0 oleh Portugal di final Euro 2016. Ia pun mengucapkan selamat pada sang juara, Portugal.

Negara tuan rumah adalah favorit untuk memenangkan laga final di Paris pada hari Minggu, tapi mereka harus menelan kekalahan oleh gol yang menakjubkan dari Eder di waktu tambahan.

Skuad asuhan Deschamps sebenanrya memiliki peluang bagus lewat Andre-Pierre Gignac yang masih membentur tiang dan Antoine Griezmann tidak mampu mengkonversi peluang di babak kedua.

Sementara Deschamps pun tidak mau membuat alasan untuk timnya, dia percaya harapan akan tetap ada bagi timnya.

“Saya tidak berpikir ada tekanan ekstra. Kami tidak bermain dengan mengerem,” katanya dalam konferensi pers.

“Tapi Portugal bermain sebagai lawan yang bagus. Mereka bertahan sebagai sebuah tim dan menyerang ketika mereka bisa.”

“Tentu saja kami menggunakan banyak energi melawan Jerman, tapi jika saya mengatakan bahwa sepertinya saya mencari alasan. Ada perbedaan besar antara tiga atau empat hari untuk pulih.”

“Kami menempatkan banyak energi ke pertandingan mealwan Jerman, tapi kami bisa memiliki sedikit lebih kesegaran. Itu, pada gilirannya, akan membantu kami menjadi lebih baik.”

“Tentu saja perasaan yang mendominasi adalah kekecewaan besar. Ini kejam untuk kehilangan partai final seperti itu. Anda harus menerimanya dan saya mengucapkan selamat kepada Portugal, juara baru,” katanya.

“Kami memiliki peluang kami, dan Andre-Pierre Gignac pada menit akhir, tapi kami tidak cukup dingin menuntaskannya.”

“Mungkin kami juga tidak memiliki sedikit kesegaran. Tapi pemain saya memberi saya segalanya malam ini.”

Kekalahan ini sekaligus merupakan kekalahan pertama Prancis di partai final Euro 2016 setelah di dua kesempatan sebelumnya mereka sukses meraih dua kemenangan.