Griezmann Dinilai Tak Layak Dapatkan Penghargaan Euro 2016

61

Pemain tim nasional Perancis Antoine Griezmann mendapatkan kritikan tajam karena penampilannya, meski dirinya menjadi pencetak gol terbanyak di Euro 2016.

Pemain tim nasional Perancis Antoine Griezmann mendapatkan kritikan tajam karena penampilannya, meski dirinya menjadi pencetak gol terbanyak di Euro 2016.

Mantan punggawa timnas Le Bleus Frank Leboeuf mengkritik keputusan UEFA untuk menjadikan Griezmann sebagai pemain terbaik turnamen Euro 2016.

Padahal menurut Leboeuf, pemain bertahan Portugal Pepe lebih layak mendapatkan penghargaan tersebut dibandingkan striker Atletico Madrid tersebut.

Meski Griezmannn menjadi pencetak gol terbanyak dan membantu Perancis di babak knock-out dengan menyarangkan bola di gawang Republik Irlandia, Islandia dan Jerman, namun penampilan di final yang menjadi dasar opini Frank Leboeuf.

Di babak final, Griezmann dan punggawa Perancis lainnya gagal mencetak sebiji gol pun dan akhirnya kalah dari Portugal berkat gol dari Eder di babak tambahan waktu.

UEFA sendiri menunjuk Antoine Griezmann karena apiknya penampilan pesepakbola berusia 25 tahun itu di sepanjang turnamen.

“Saya menyukai Griezmann, tapi dia bukan pemain terbik di turnamen (Euro). Saya tidak setuju dengan piliha tersebut,” ujar Leboeuf yang juga seorang aktor ini pada RMC.

“Kita harus kritis. Kita baru menyaksikan aksi Griezmann pada perempat-final. Dia mendapatkan dua kesempatan di partai final, tapi tidak dapat membuat gol. Selain itu kita tidak banyak melihat peran dia,” kritik mantan pemain bertahan ini.

“Tapi UEFA selalu bekerja seperti ini. Mereka selalu memberikan pemain terbaik kepada pesepakbola yang bisa mencetak gol juga.”

“Bagi saya, ada orang lain yang lebih pantas seperti Pepe. Anda pun bisa melihat Gareth Bale yang membawa Wales. Ada banyak pemain-pemain lainnya yang mempunyai kualitas.”

“Pepe berada di performa terbaik sejak awal final hingga akhir pertandingan. Sementara Griezmann penampilannya menurun di babak kedua.”