Imbang Lawan Albania, Benzema Malah Salahkan Formasi Perancis

Apa yang ada dibenak terkadang tidak sesuai dengan kenyataan. Dalam dunia sepakbola, dikenal istilah bola itu bundar, jadi apa saja bisa terjadi. Imbang lawan tim tak diunggulkan, Albania, Benzema malah salahkan formasi Perancis.

Apa yang ada dibenak terkadang tidak sesuai dengan kenyataan. Dalam dunia sepakbola, dikenal istilah bola itu bundar, jadi apa saja bisa terjadi. Imbang lawan tim tak diunggulkan, Albania, Benzema malah salahkan formasi Perancis.

Ya, tekad Perancis untuk memenangkan setiap pertandingan jelang Euro 2016 tidak tercapai, mereka ditahan imbang 1-1 oleh Albania dalam laga uji coba pada Sabtu (15/1/20141) dini hari tadi, dan Karim Benzema menyalahkan perubahan formasi yang diterapkan Didier Deschamps.

Perancis sendiri memang nyaris dipermalukan di depan publiknya, setelah tertinggal melaui gol yang dicetak Mergim Mavraj di babak pertama, anak didik Dechamps baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua melalui Antoine Griezmann di babak kedua.

Striker Real Madrid tersebut menegaskan bahwa perubahan formasi ke 4-4-2 yang dilakukan Deschamps dengan materi pemain berbeda membuat strategi tersebut tidak berjalan dengan baik, dan ia mengatakan bahwa itu semakin rumit.

“Itu menjadi sulit, permainan kami tidak bisa berkembang dengan formasi itu. Kami bermain terlalu banyak di tengah, tapi kami akan bekerja untuk bermain bersama lagi, kami harus bisa bermain dengan formasi apa pun.” tukasnya dengan kesal.

Deschamps yang biasanya menggunakan formasi 4-3-3, malam tadi mencoba dengan formasi baru. Meski tidak puas dengan hasil yang didapatkan namun dia menyatakan bahwa itu bukan menjadi alasan, karena seharusnya mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.