Italia Lebih Beruntung Jika Tak Diunggulkan

7

Gelandang Italia Thiago Motta mengaku akan lebih baik bagi Gli Azzurri untuk dijadikan sebagai tim yang tidak diunggulkan. Sebagai underdog, Buffon dan kawan-kawan akan menjalani turnamen Euro 2016 dengan tekanan minimal.

Gelandang Italia Thiago Motta mengaku akan lebih baik bagi Gli Azzurri untuk dijadikan sebagai tim yang tidak diunggulkan. Sebagai underdog, Buffon dan kawan-kawan akan menjalani turnamen Euro 2016 dengan tekanan minimal. 

Italia tampil buruk di Piala Dunia 2014 dan gagal lolos dari babak penyisihan grup. Tim Azzurri itu sudah sejak beberapa tahun terakhir mulai mengalami penurunan performa mereka.

Bagi Thiago Motta, yang bermain untuk jawara Prancis Paris Saint-Germain, posisi sebagai tim underdog akan memberikan atmosfer yang lebih menguntungkan bagi perjalanan mereka di turnamen Eropa tersebut.

“Lebih baik seperti itu (jadi tim underdog). Apa pun yang kita capai akan berarti lebih banyak. Kami akan baik-baik saja,” kata pemain berusia 33 tahun itu kepada Gazzetta dello Sport.

“PSG adalah sebaliknya. Ada harapan yang tinggi atas diri kami. Jadi itu dianggap sebagai musim yang buruk jika Anda memenangkan empat dari lima trofi dan kemudian keluar di perempat final Liga Champions.”

Thiago Motta juga menegaskan bahwa Italia telah mempertahankan semangat yang kuat, terlepas dari hasil buruk di Euro dan Piala Dunia di tahun-tahun sebelumnya.

“Sejak Piala Dunia terakhir itu adalah normal bahwa beberapa orang menjadi tidak optimis, tapi tim Italia ini memiliki semangat kelompok yang sangat kuat,” tambahnya. “Kami tetap rendah hati dan kami akan menghadapi segala sesuatunya dengan tenang.”

Italia akan bertarung melawan Belgia, Swedia, dan Republik Irlandia di Grup E Euro 2016, grup yang dianggap sebagai kelompok terberat.