Kalah di Final Euro 2016 Bagi Deschamps Rasanya Seperti …

213

Pelatih Prancis Didier Deschamps merasa sulit untuk menggambarkan kekecewaan pasca kekalahan di final Piala Eropa Euro 2016 dari Portugal pada hari Senin kemarin. Tuan rumah Prancis dikalahkan Portugal dengan skor 1-0 di berkat gol luar biasa Eder di babak kedua perpanjangan waktu atau tepatnya di menit ke-109 di Stade de France pada Senini dinihari kemarin. […]

Pelatih Prancis Didier Deschamps merasa sulit untuk menggambarkan kekecewaan pasca kekalahan di final Piala Eropa Euro 2016 dari Portugal pada hari Senin kemarin.

Tuan rumah Prancis dikalahkan Portugal dengan skor 1-0 di berkat gol luar biasa Eder di babak kedua perpanjangan waktu atau tepatnya di menit ke-109 di Stade de France pada Senini dinihari kemarin.

Portugal, yang kehilangan kapten Cristiano Ronaldo akibat cedera lutut di babak pertama setelah dilanggar Dimitri Payet, bermain defensif sepanjang babak pertama, dan Andre-Pierre Gignac hampir saja mmberikan kemenangan bagi Prancis ketika ia tendangannya membentur tiang gawang Rui Patricio.

Deschamps pun mengakui timnya harus membayar mahal atas kegagalan untuk mengambil peluang mereka dan mengatakan akan mengambil beberapa waktu untuk mengatasi kesedihan dari final ini.

“Tidak ada kata-kata, kekecewaan sangat besar. Ini akan memakan waktu untuk mencernanya,” kata Didier Descmaps kepada M6 dan Bein Sport setelah pertandingan.

“Bahkan jika kami telah hilang sedikit energi malam ini, itu bukan alasan, kami memiliki kesempatan, yang terakhir adalah datang dari Gignac. Setelah itu kami melanjutkan permaiann, itu adalah pertandingan yang sangat ketat dan kami memiliki peluang kami, bahkan jika Portugal memiliki peluang mereka sendiri juga.”

“Mereka mencetak gol, sayangnya. Ini sangat mengecewakan, kami tidak bisa memanfaatkan semuanya tapi kami melewatkan kesempatan besar di sini. Mungkin tidak unik, tapi kesempatan yang sangat besar untuk menjadi juara Eropa.”

“Kami menang bersama-sama, kami menderita bersama-sama dan hari ini kami kehilangan bersama-sama. Kami tahu kami tim Perancis yang bersemangat, itu akan menjadi luar biasa untuk menawarkan mereka trofi ini di rumah, tapi sayangnya itu tidak terjadi.”