Faktor Kuat Kebangkitan Sepakbola Belgia

  •   Datang sebagai yang tidak diunggulkan, kini Timnas Belgia pelan tapi pasti sanggup menjelma menjadi tim yang patut diwaspadai. Sempat absen di dua gelaran Piala Dunia 2006 dan 2010, Belgia kini semakin meramaikan persaingan menuju tangga juara dunia 2014. Ternyata ada faktor kuat dibalik kebangkitan Belgia. Marc Wilmots, Pelatih Belgia, adalah kunci penentu dan kini […]

Internasional Piala Dunia  - Faktor Kuat Kebangkitan Sepakbola Belgia

 

Datang sebagai yang tidak diunggulkan, kini Timnas Belgia pelan tapi pasti sanggup menjelma menjadi tim yang patut diwaspadai. Sempat absen di dua gelaran Piala Dunia 2006 dan 2010, Belgia kini semakin meramaikan persaingan menuju tangga juara dunia 2014. Ternyata ada faktor kuat dibalik kebangkitan Belgia.

Marc Wilmots, Pelatih Belgia, adalah kunci penentu dan kini menjadi sorotan luas di negaranya. Betapa tidak, revolusi sepakbola Belgia di bawah kendalinya mulai menunjukkan hasil mengagetkan. Belgia sanggup lolos ke babak 16 besar Piala Dunia setelah mengalahkan Rusia dengan skor tipis 1-0, Sabtu (22/06/2014) di Estadio Maracana, Rio de Janeiro.

Wilmots awalnya mantan pemain sepakbola yang sedikit frustasi setelah pensiun pada 2005. Kapok terjun sebagai politisi menjadi anggota senat Partai Gerakan Reformasi Liberal. Ia akhirnya menyadari bahwa politik dan lapangan hijau dua hal berbeda.

Ia kemudian meninggalkan dunia politik dan ‘banting stir’ menjadi komentator. Tapi setelah dijalani, bidang itu kembali tidak tepat. Hanya sekadar retorika menurut dia tidak memberikan kepuasan batin.

Karier pelatih Wilmots terus melejit. Pada 2012 saat ditunjuk sebagai pelatih setelah 3 tahun menyandang status sebagai asisten pelatih Belgia saat itu, Dick Advocaat.

“Saya lelah menjadi komentator dan tidak memiliki tim jagoan. Menjadi pelatih lebih baik karena punya tim yang bisa diunggulkan,” kata Wilmots sesuai rilis The Guardian.

Tak mau buang-buang waktu, perubahan besar segera ia lakukan untuk membangun skuad Belgia yang kompetitif. Pemain senior digerus. Sejak menjadi pelatih kepala, Wilmots yang pernah memperkuat Schalke dan Standart Liege itu membuka kesempatan luas pada pemain muda untuk bergabung di tim senior. Pemain muda pilihan diberi kesempatan menuntut ilmu sepakbola hingga ke luar negeri.

Eden Hazard, Marouane Fellaini, Romelu Lukaku merupakan hasil “revolusi” Wilmots dalam membangun tim dengan materi pemain muda. Bermain bersama klub elite benua biru, membuat mereka kini menjadi tulang punggung Belgia. Absen di dua gelaran Piala Dunia 2006 dan 2010, Belgia bisa diramalkan bakal meramaikan persaingan menuju tangga juara dunia 2014.

Kini bisa disaksikan bersama, ambisi membawa Belgia ikut meramaikan persaingan pada Piala Dunia 2014 mulai terlihat setelah memastikan satu tiket di fase knock-out setelah memetik kemenangan 1-0 atas Rusia.

“Misi kami (menembus 16 besar) memang tercapai, tapi sangat sulit,” tambahnya.

Divock Origi memastikan kemenangan Belgia lewat gol telat di menit akhir pertandingan.

“Duel taktik. Pemain-pemain pengganti itu membuat perbedaan. Ini tes sulit, tapi kami pantas mendapatkan tiga poin.”

Wilmots selanjutnya tetap berjanji akan terus memberikan “sentuhan” terbaik. Tidak berhenti di babak penyisihan grup.

“Saya ingin meneruskan cerita indah Belgia, bersama staf dan seluruh pendukung kami,” tulis Wilmots dalam akun Twitter.