Fans Rasis, Klub Ini Sudah Dihukum Tiga Kali Dalam Setahun, Dan Denda Besar

Klub Rusia CSKA Moskow telah diperintahkan untuk memainkan tiga laga kandang kompetisi Eropa berikutnya di balik pintu tertutup, alias tanpa penonton sama sekali, termasuk laga melawan Manchester City di ajang Liga Champions pada 21 Oktober.

Hal itu diperintahkan UEFA sebagai hukuman atas perilaku rasis oleh fans CSKA Moskow.

UEFA juga telah melarang CSKA menjual tiket tandang kepada para pendukung untuk laga vs tuan rumah Man City di Stadion Etihad pada 5 November dan menjatuhkan denda kepada klub sebesar Rp 3 Milyar.

Sanksi itu dijatuhkan menyusul perilaku para fans klub Rusia itu di laga kekalahan Liga Champions vs Roma, yang menyebabkan CSKA dikenai sanksi perilaku rasis oleh UEFA untuk ketiga kalinya dalam satu tahun terakhir.

Juara Rusia itu juga dituntut oleh UEFA dengan tuduhan gangguan kerumunan setelah bentrokan dengan polisi memaksa permainan dihentikan selama beberapa menit. Laga itu sendiri berakhir dengan AS Roma menang 5-1.

Kembang api dilemparkan ke lapangan, bentrokan pecah di tribun dan spanduk yang berisi cercaan rasial juga dibentangkan.

UEFA mengatakan dalam sebuah pernyataan: “CSKA Moskow telah diperintahkan untuk memainkan tiga kompetisi UEFA berikutnya di balik pintu tertutup. Tim Rusia juga telah didenda 200.000 Euro.”

“Selain itu, CSKA Moscow dilarang menjual tiket bagi para pendukung untuk kelompok kompetisi Liga Champions 2014/2015 berikutnya di mana klub akan bermain sebagai tim tamu.”

CSKA telah dihukum dua kali atas insiden rasisme oleh UEFA pada tahun lalu.

Bentrokan Liga Champions tahun lalu melawan Man City di Khimki Arena dibayangi oleh teriakan rasis yang ditujukan pada Yaya Toure.

Mereka dihukum dengan penutupan sebagian stadion tetapi pelanggaran berulang menyebabkan pertandingan Selasa melawan Bayern Munich dilangsungkan betul-betul tanpa penonton.

Manajer City Manuel Pellegrini mengatakan: “Pemikiran pribadi saya adalah sepakbola seharusnya selalu bersama fans. Saya tidak berpikir itu baik untuk bermain di stadion yang kosong, tidak baik bagi siapa pun.”

“Saya mengerti tim lokal memiliki sedikit (masalah) dengan fans mereka, tetapi semua orang layak masuk ke stadion. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi.”

Sebuah penutupan stadion bisa memiliki implikasi untuk pendukung Man City yang berencana untuk bepergian ke laga tandang, tapi klub itu sendiri belum menjual setiap tiket atau paket resmi untuk pertandingan tersebut.

Advertisement