Fans Real Madrid Serang Kuburan Istri Presiden Klub

12

Adalah sulit untuk merasa kasihan terhadap Florentino Perez. Presiden Real Madrid itu dikenal sombong dan kejam. Dia tidak akan ragu-ragu untuk menginjak-injak seluruh penentang klub dan bahkan pemainnya sendiri untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Garis antara apa yang terbaik untuk Real Madrid dan apa yang Perez inginkan menjadi semakin kabur di mata beberapa pendukung dan dia mengalami […]

Fans Real Madrid Serang Kuburan Istri Presiden Klub - berita Internasional Liga Spanyol
Adalah sulit untuk merasa kasihan terhadap Florentino Perez. Presiden Real Madrid itu dikenal sombong dan kejam. Dia tidak akan ragu-ragu untuk menginjak-injak seluruh penentang klub dan bahkan pemainnya sendiri untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

Garis antara apa yang terbaik untuk Real Madrid dan apa yang Perez inginkan menjadi semakin kabur di mata beberapa pendukung dan dia mengalami sesuatu serangan yang sangat amat ekstrim.

Pemain seperti Mesut Oezil dan Angel di Maria telah merasakan kekuatan kampanye hitam terhadap mereka di berbagai tingkatan. Florentino Perez, entah dengan kekuatan uang atau tekanan, bisa memaksa media Spanyol memberitakan hal-hal negatif soal Mesut Oezil dan Angel di Maria.

Mereka berdua ingin keluar dari klub saat sang presiden telah terpikat pada pemain mengkilap berikutnya. Namun, penjualan Angel di Maria ke Manchester United-lah yang telah memicu perasaan buruk dari suporter terhadap Perez.

Ultra Sur, kelompok suporter Real Madrid yang paling redikal, merasa bahwa menjual Di Maria dan membeli James Rodriguez adalah lebih berkaitan dengan tujuan komersial penjualan jersey dan merchandise klub, bukan demi kemajuan sepakbola. Dan itu memberi mereka alasan untuk lebih kampanye yang bersifat pribadi.

Istri Perez, Maria Angeles Sandoval, meninggal pada tahun 2012 setelah pertempuran panjang dengan penyakit kanker. Harian Voz Populi di Spanyol telah melaporkan minggu ini bahwa kuburan sang istri telah diserang dua kali dengan tulisan-tulisan grafiti menggunakan cat semprot. Laporan-laporan di Spanyol mengaitkan tanggung jawab tersebut kepada Ultra Sur.

Ini termasuk tindakan menjijikkan dan sesuatu yang setiap penggemar Real Madrid harus mengutuknya kalau laporan tersebut benar. Nama klub rusak oleh hal-hal seperti itu dan itu tidak hanya terbatas pada Ultra Sur saja.

Fans memiliki hak untuk marah kepada manajemen Real Madrid untuk menjual dan membeli pemain dengan cara yang tidak mereka setujui dan mereka dapat menyuarakan keprihatinan mereka dalam berbagai cara, salah satunya saat pemilihan presiden klub berikutnya diadakan.

Ultra Sur dikenal sebagai kelompok paling ekstrim dan paling rasis. Salah satu pemimpinnya ditangkap polisi karena menusuk seorang suporter lain.

Baru-baru ini di seluruh lokasi strategis di kota Madrid mereka memasang spanduk yang bertuliskan “Amo al madrid odio a sus dirigentes, Florentino dimision”, yang kurang lebih bermakna: “Madrid membenci sang pemimpin kami, mundurlah Florentino!”