Berita Bola - FIFA akan izinkan pemakaian jilbab dalam sepakbola wanita -  FIFA diperkirakan akan memberi izin pemakaian jilbab dalam sepakbola wanita setelah Komite Medis FIFA mengatakan jilbab tidak membahayakan kesehatan pemain. Pelarangan pemakain jilbab dalam sepabola dilakukan tahun 2007 karena alasan kesehatan.

Pelarangan itu sempat menimbulkan protes dari PBB. “Saya pikir  tidak tepat untuk melarang perempuan berjilbab untuk bermain sepakbola. Kebijakan itu tampak bodoh,” komentar Juru Bicara PBB Untuk Olahraga, Wlifred Lemke.

Karena desakan itu, Maret 2007 International Football Association Board (Asosiasi Dewan Sepakbola Internasional) sepakat mencabut larangan pemakaian jilbab bagi pesepakbola muslim. Namun keputusan final akan diambil FIFA di Zurich pekan depan.

Sebelumnya, ketua Komite medis FIFA Michel D’Hooghe mengatakan jilbab bisa menyebabkan nyeri kepala dan cedera leher atau terlalu panas. Namun setelah melakukan penelitian mendalam pihaknya tidak menemukan ancaman cedera itu. Artinya, jilbab aman digunakan. Jika hasil pemungutan suara memberi izin pemakain jilbab, FIFA akan membuat aturan mengenai jilbab yang layak digunakan untuk bertanding.

Seperti diketahui, pada April 2010 FIFA berencana melarang pemakaian jilbab dalam sepakbola wanita di Olimpade London. Padahal, cabang olahraga lain seperti rugby dan taekwondo mengizinkan muslimah untuk mengenakan jilbab dalam setiap kompetisi yang diadakan.

Tahun lalu, tim sepakbola perempuan Iran dilarang FIFA untuk ambil bagian dalam kualifikasi Olimpiade. Mereka menolak untuk melepas jilbab sebelum pertandingan dimulai. Akibat hal itu, Iran yang saat itu menempati posisi puncak klasemen terpaksa didiskualifikasi.