FIFA Akan Ubah Aturan Soal Umur Maksimal Wasit

Presiden FIFA Sepp Blatter yakin bahwa para wasit internasional selama ini dipaksa pensiun terlalu dini di bawah aturan saat ini, terutama ketika di saat yang sama tidak ada batasan usia untuk pemain atau pelatih. Pada wasit kasta elit ini wajib mundur pada 45 tahun, tetapi Blatter mengatakan wasit-wasit yang terbaik harus diizinkan untuk terus menjadi pengadil […]

Internasional Liga Inggris Piala Dunia  - FIFA Akan Ubah Aturan Soal Umur Maksimal Wasit

Presiden FIFA Sepp Blatter yakin bahwa para wasit internasional selama ini dipaksa pensiun terlalu dini di bawah aturan saat ini, terutama ketika di saat yang sama tidak ada batasan usia untuk pemain atau pelatih.

Pada wasit kasta elit ini wajib mundur pada 45 tahun, tetapi Blatter mengatakan wasit-wasit yang terbaik harus diizinkan untuk terus menjadi pengadil sesudah batas usia tersebut.

“Tidak ada batas usia pensiun wajib dalam sepakbola untuk para pemain, pelatih atau maupun semua staf klub lain,” kata Blatter. “Wasit juga bisa mendapatkan keuntungan dari kebebasan-kebebasan semacam ini. Untuk saat ini mereka diwajibkan untuk meletakkan peluit mereka dalam ajang sepakbola internasional pada usia 45 tahun.”

“Peraturan ini merupakan kontradiksi yang mencolok dari prinsip-prinsip kompetitif karena kinerja harus lebih diutamakan daripada usia dalam semua kasus. Wasit modern adalah juga olahragawan. Mereka berlatih sama kerasnya secara fisik dan mental.”

Menulis dalam publikasi FIFA The Weekly, Blatter mengatakan bahwa sama seperti ditolaknya batasan usia untuk anggota FIFA pada  Kongres FIFA pada bulan Juni 2014 lalu, hal yang sama harus berlaku untuk para wasit.

“Menghapus batasan umur akan membuka cakrawala baru ke arah profesionalisme. … Saya pikir sudah saatnya untuk memperluas resolusi yang dibuat oleh Kongres bagi para wasit. Ini harus dibahas oleh panitia wasit.”

Salah satu figur wasit paling terkenal di ajang sepakbola, Howard Webb, baru saja pensiun sekitar sebulanan silam. Selama hidupnya, Howard Webb kerap dikaitkan dengan keuntungan klub tertentu.