FIFA Dituding Perlakukan Luis Suarez Laksana Pembunuh

21

Berita soal Luis Suarez tidak ada habisnya. Masih soal insiden gigit-menggigitnya, kali ini ia dibela mantan rekan satu timnya di Liverpool dulu. Menurut sang teman, FIFA sudah berlaku tidak adil. Luis Suarez dihukum seperti kriminal. Luis Suarez telah ‘diperlakukan seperti pembunuh’, menurut mantan rekan setim di Liverpool, Iago Aspas. Suarez memicu kontroversi dengan menggigit bahu pemain […]

Internasional Liga Inggris Liga Spanyol  - FIFA Dituding Perlakukan Luis Suarez Laksana Pembunuh

Berita soal Luis Suarez tidak ada habisnya. Masih soal insiden gigit-menggigitnya, kali ini ia dibela mantan rekan satu timnya di Liverpool dulu. Menurut sang teman, FIFA sudah berlaku tidak adil. Luis Suarez dihukum seperti kriminal.

Luis Suarez telah ‘diperlakukan seperti pembunuh’, menurut mantan rekan setim di Liverpool, Iago Aspas.

Suarez memicu kontroversi dengan menggigit bahu pemain Italia Giorgio Chiellini saat Piala Dunia.

Kepada Suarez sudah dijatuhkan hukuman larangan berpartisipasi dalam dunia sepakbola selama empat bulan, tapi Aspas yakin striker itu telah dihukum terlalu keras.

Aspas, berusia 26 tahun, dipinjamkan ke Sevilla setelah musim pertama yang tidak efektif di Anfield, berbicara di radio Spanyol tentang insiden itu.

“Mereka memperlakukan Luis seperti pembunuh dan tidak seperti pemain sepakbola,” ketusnya.

Ia bisa menerima bahwa Suarez harus dihukum untuk tindakannya itu, tapi mantan penyerang Celta Vigo itu  mengatakan bahwa melarang pemain Uruguay itu dari semua aktivitas terkait sepakbola adalah berlebihan.

Ia melanjutkan: “Ada pembunuh yang membayar lebih sedikit [atas apa yang telah mereka lakukan].  Tidak mengizinkan dia diperkenalkan [oleh Barcelona], atau melatih, atau masuk stadion, itu keterlaluan.”

Bersama dengan Barcelona, Luis Suarez telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). Argumentasi yang digunakan adalah, larangan selama empat bulan itu telah merampas hak Suarez untuk mencari nafkah. 

Sebelum ini, pelatih Liverpool Brendan Rodgers mengatakan, adalah Luis Suarez sendiri yang ingin pindah ke Catalonia, bukan dibuang oleh Liverpool.

“Kami melakukan segala yang kami bisa sebagai klub untuk mempertahankan Luis,” katanya kepada Liverpool Echo. “Dia ingin pergi dan bermain di Spanyol, dan sayangnya ketika seorang pemain tidak lagi ingin bermain untuk Anda, kita sebagai klub perlu mempertimbangkan itu.”

“Itu adalah keputusannya sendiri untuk pergi. Dia pergi ke Barcelona, ke mana ia ingin bermain dan sekarang kami akan melanjutkan hidup.”