Gara-gara Penyakit Ini, Semua Laga Bola Kandang Diubah Jadi Tandang

9

Diperkirakan akan ada 20.000 orang terinfeksi penyakit Ebola per awal November 2014 ini, dengan sepertiga di antaranya, sekitar 7.000 orang akan meninggal dunia. Data per hari ini sudah hampir 3.000 orang tewas akibat serangan Ebola. Dampaknya untuk sepakbola adalah, ada beberapa negara yang tidak bisa melakukan laga-laga kandang di negaranya sendiri, dan harus pindah ke kota […]

Internasional  - Gara-gara Penyakit Ini, Semua Laga Bola Kandang Diubah Jadi Tandang
Diperkirakan akan ada 20.000 orang terinfeksi penyakit Ebola per awal November 2014 ini, dengan sepertiga di antaranya, sekitar 7.000 orang akan meninggal dunia.

Data per hari ini sudah hampir 3.000 orang tewas akibat serangan Ebola.

Dampaknya untuk sepakbola adalah, ada beberapa negara yang tidak bisa melakukan laga-laga kandang di negaranya sendiri, dan harus pindah ke kota dan negara lain untuk melakukan apa yang mereka sebut ‘laga kandang’.

Salah satunya adalah Sierra Leone.

Sierra Leone akan memainkan laga kualifikasi Africa Nations Cup mereka melawan Kamerun di ibukota saingan mereka karena krisis Ebola yang sedang berlangsung, demikian federasi sepakbola Kamerun (Fecafoot) mengatakan.

“Kamerun beruntung menyambut permintaan Sierra Leone untuk memainkan game 11 Oktober di Yaounde (ibukota Kamerun),” kata Fecafoot.

Kedua negara sudah dijadwalkan untuk bermain pertandingan secara terbalik di tempat yang sama pada tanggal 15 Oktober.  Satu bertindak sebagai tuan rumah, lalu lawannya berlaku sebagai tuan rumah, meski keduanya di tempat yang sama.

Sierra Leone telah diperintahkan untuk memainkan semua pertandingan kandang mereka di luar negeri.

Mereka memainkan pertandingan kandang mereka melawan Republik Demokratik Kongo di Lubumbashi, ibukota negara lawannya itu.

Kamerun memimpin Grup D Africa Nation Cup dengan enam poin, unggul dari Republik Demokratik Kongo dan Pantai Gading, yang keduanya memiliki tiga poin, dengan Sierra Leone masih tanpa poin.

Hampir 3.000 orang, sebagian besar dari mereka adalah penduduk di Liberia, Sierra Leone dan Guinea, telah meninggal sebagai akibat dari virus Ebola.

Ebola adalah semacam demam dengue yang ditularkan ke manusia lain melalui sentuhan terhadap cairan tubuh penderita.