Gara-gara Video Ini Schweinsteiger Bisa Batal Kapteni Jerman

Hanya sebuah video biasa. Terjadi di sebuah bar di Munich, Jerman. Mereka sedang menonton laga Bayern Munich vs Borussia Dortmund. Lalu beramai-ramai menyanyikan sebuah lagu ejekan yang biasa dinyanyikan terhadap Dortmund, “BVB hurensöhne!” Teks itu secara harfiah bisa diterjemahkan (dalam bahasa Indonesia) sebagai “BVB si anak lonte.” Dalam konteks kebudayaan Jerman yang menjunjung tinggi kontrol diri, […]

Internasional Liga Jerman Xtra Time  - Gara-gara Video Ini Schweinsteiger Bisa Batal Kapteni Jerman

Hanya sebuah video biasa. Terjadi di sebuah bar di Munich, Jerman. Mereka sedang menonton laga Bayern Munich vs Borussia Dortmund. Lalu beramai-ramai menyanyikan sebuah lagu ejekan yang biasa dinyanyikan terhadap Dortmund, “BVB hurensöhne!” Teks itu secara harfiah bisa diterjemahkan (dalam bahasa Indonesia) sebagai “BVB si anak lonte.”

Dalam konteks kebudayaan Jerman yang menjunjung tinggi kontrol diri, hinaan seperti ini tidak patut dilakukan oleh seorang pemain tim nasional. Apalagi setelah pensiunnya Philip Lahm, Bastian Schweinsteiger sedang dipuji-puji untuk mengambil alih posisi sebagai kapten.

Video ini bisa menempatkan gelandang Jerman itu dalam kesulitan. Video yang telah menjadi trend online untuk beberapa hari terakhir ini telah memunculkan kontroversi besar di Jerman, terutama di kalangan gilabola Dortmund. Mereka telah membawa masalah ini ke media sosial guna menyatakan bahwa seorang pemain dengan sikap seperti itu tidak cocok menjadi kapten ‘Die Mannschaft’.

Schweinsteiger sendiri telah mengeluarkan permintaan maaf kepada Borussia Dortmund dan para gilabolanya.

“Saya ingin meminta maaf untuk masalah ini,” katanya di Facebook. “Tentu saja saya tidak ingin membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada yang sebenarnya. Itu hanya lagu terkenal di kalangan gilabola, meskipun saya tidak bermaksud untuk menghina siapa pun dengan kata-kata kotor itu.”

“Saya bergaul baik dengan semua pemain Dortmund, terutama dengan Kevin Grosskreutz. Itu hanya sebuah situasi yang tidak menguntungkan.”

Maaf Schweinsteiger telah diterima oleh bek Grosskreutz, yang menuliskan status pada akun Facebook-nya sendiri.

“Itu bukan hal yang keren untuk dilakukan, tapi aku bisa mengerti penjelasannya dan aku tidak akan melupakan semua hal-hal baik yang dia lakukan untuk saya,” katanya.

Nah, belajar respek klub lain dari para pemain Jerman tuh.

Sepakbola.cc