Gara-gara Wabah Virus Ebola, Laga Sepakbola Ini Dibatalkan

11

Wabah virus Ebola yang sangat mematikan di kawasan Afrika Barat telah menyebabkan sebuah pertandingan sepakbola dalam rangka babak kualifikasi Nations Cup Afrika 2015 dibatalkan. Alasannya, kekuatiran virus tersebut akan menyebar melalui perantaraan para pemain sepakbola. Tim sepakbola Seychelles mengatakan, pihaknya membatalkan pertandingan kualifikasi melawan Sierra Leone pada hari Kamis lalu setelah Departemen Kesehatan negara itu menolak masuk […]

Internasional  - Gara-gara Wabah Virus Ebola, Laga Sepakbola Ini Dibatalkan

Wabah virus Ebola yang sangat mematikan di kawasan Afrika Barat telah menyebabkan sebuah pertandingan sepakbola dalam rangka babak kualifikasi Nations Cup Afrika 2015 dibatalkan. Alasannya, kekuatiran virus tersebut akan menyebar melalui perantaraan para pemain sepakbola.

Tim sepakbola Seychelles mengatakan, pihaknya membatalkan pertandingan kualifikasi melawan Sierra Leone pada hari Kamis lalu setelah Departemen Kesehatan negara itu menolak masuk tim nasional Sierra Leone ke negara pulau tersebut karena kekuatiran merebaknya virus.

Tercatat lebih dari 1.300 orang terjangkit virus ini selama 2-3 bulan terakhir, terutama di negara-negara Sierra Leone, Guinea, dan Liberia.

Laga kualfikasi Nations Cup itu  ini sebenarnya dijadwalkan berlangsung Sabtu akhir pekan kemarin, tapi tim nasional Sierra Leone ditolak untuk naik ke pesawat Kenya Airways dari Nairobi menuju Mahe, ibukota Seychelles. Departemen Kesehatan memberi rekomendasi ini kepada Asosiasi Sepakbola Seychelles dan kantor imigrasi Seychelles mengatakan tidak akan membiarkan tim Sierra Leone masuk ke wilayah Seychelles.

Seychelles FA dikabarkan bekerja sama dengan tim nasional Sierra Leone dan pemerintah Seychelles untuk memperbaiki situasi ini. Seychelles hanya bisa menunda permainan sampai tiga hari ke depan sebelum ia dinyatakan batal, dan itu berarti Sierra Leone langsung lolos ke putaran berikutnya.

Ebola adalah penyakit menular dan umumnya menyebabkan kematian, ditandai dengan demam dan pendarahan organ internal, menyebar antar manusia melalui kontak dengan cairan tubuh  korbanyang terinfeksi oleh Filovirus (Ebola virus), yang spesies inang normalnya belum diketahui sampai saat ini.

Dua orang Amerika, termasuk satu di antaranya dokter, dilaporkan telah terinfeksi virus Ebola ini. Demikian juga seorang dokter di Liberia baru-baru ini meninggal karena virus.

Sejauh ini sudah 1.323 orang terinfeksi wabah ini pada tanggal 31 Juli, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dari mereka yang terinfeksi, 729 telah meninggal, yang berarti wabah ini telah memiliki tingkat kematian sekitar 60 persen.

Internasional  - Gara-gara Wabah Virus Ebola, Laga Sepakbola Ini DibatalkanVirus Ebola ini memiliki masa inkubasi yang panjang, sekitar delapan sampai 21 hari. Gejala awal berupa demam, kelemahan otot, sakit tenggorokan dan sakit kepala.

Selagi penyakit ini berlangsung, virus dapat mengganggu fungsi ginjal dan hati dan menyebabkan perdarahan internal dan eksternal. Ini adalah salah satu virus yang paling mematikan di muka bumi dengan tingkat kematian yang bisa mencapai antara sekitar 50 sampai 90 persen. Tidak ada obatnya sampai hari ini.

Virus ini ditularkan melalui kontak dengan darah atau cairan dari orang yang terinfeksi, baik secara langsung atau melalui apa pun yang terkontaminasi, jarum maupun  peralatan medis. Seorang pasien tidak menularkan penyakitnya sampai dia mulai menunjukkan tanda-tanda terinfeksi.

Untungnya, virus ini tidak aktif di udara, yang berarti seseorang tidak bisa mendapatkan penyakit hanya dengan menghirup udara yang sama dengan pasien yang terinfeksi.