Guus Hiddink Luar Biasa Marah Belanda Kalah di Menit Terakhir

9

Usai laga kualifikasi Euro 2016 yang berakhir untuk kemenangan tuan rumah Ceko 2-1, rupanya pelatih tim Oranje Guus Hiddink luar biasa sangat marah di ruang ganti pemain sampai-sampai ia masih marah saat tiba di lokasi wawancara televisi. Itu pun terlambat setengah jam, kemungkinan karena mencoba meredam wajah amarahnya. Begitu marahnya ia sampai-sampai harus mengambil waktu khusus […]

Guus Hiddink Luar Biasa Marah Belanda Kalah di Menit Terakhir - berita Internasional Piala Eropa
Usai laga kualifikasi Euro 2016 yang berakhir untuk kemenangan tuan rumah Ceko 2-1, rupanya pelatih tim Oranje Guus Hiddink luar biasa sangat marah di ruang ganti pemain sampai-sampai ia masih marah saat tiba di lokasi wawancara televisi.

Itu pun terlambat setengah jam, kemungkinan karena mencoba meredam wajah amarahnya.

Begitu marahnya ia sampai-sampai harus mengambil waktu khusus untuk menenangkan diri menjelang wawancara televisi.

Ledakan emosi sang pelatih yang baru diangkat itu menyusul kekalahan Belanda di menit-menit akhir laga pertama Grup A mereka.

“Saya dipenuhi hawa nafsu kemarahan,” tukas Hiddink.

“Saya ingin menenangkan diri lebih dulu,” kata Hiddink setelah tiba lebih dari setengah jam terlambat untuk wawancara dengan lembaga penyiaran publik Belanda, NOS.

“Anda tidak bisa kalah seperti ini di detik terakhir. Itu sebabnya aku pergi sedikit lebih lama,” kata Hiddink yang tampak jelas-jelas kesal.

“Apakah oke pulang dengan skor 1-1? Itu baik-baik saja. Tapi kami dengan bodoh memberi [kemenangan]. Saya dipenuhi amarah lagi,” katanya.

Dalam perdebatan panas dengan presenter NOS Jack van Gelder perihal mengapa Oranje memulai pertandingan dengan sistem 5-3-2, bukan formasi 4-3-3 yang lebih menyerang, Hiddink dengan marah membalas, “Kamu sendiri yang minggu ini mengatakan kepada saya: ‘Mungkin kita harus kembali ke strategi sebelumnya’.”

Gol kemenangan Ceko itu datang ketika Daryl Janmaat mencoba mengoper bola dengan kepala ke arah kiper Jasper Cillessen di saat-saat akhir pertandingan.

Cilllesen gagal menangkapnya, bola membentur tiang, rebound melewati Cillessen yang terjatuh, dan Vaclav Pilar dengan tenang dan enteng mengirim bola ke gawang yang menganga lebar.

Belanda finsih di urutan ketiga di Piala Dunia di Brasil tetapi sejak Hiddink menggantikan Louis van Gaal sebagai pelatih, dan periode kedua sebagai pelatih nasional Belanda dimulai dengan kekalahan 2-0 pada laga persahabatan di Italia pekan lalu.