Hadapi James Rodriguez, Brasil Ubah Strategi Tim

  •   Dari kubu Brasil beredar kabar, mereka berencana mengubah strategi tim, agar bisa mengatasi tantangan Kolombia di perempatfinal Sabtu dinihari WIB. Guna mematikan pergerakan James Rodriguez maka tim tuan rumah akan memperkuat lapangan tengah, menutup semua ruang yang ada, agar penyerang Kolombia yang sudah mengukir 5 gol itu tidak mampu mengancam gawang Julio Cesar. Taktik […]

Berita Bola - Luis Suarez mengatakan Barcelona bermain lebih baik timbang Real Madrid dalam laga El Clasico di Camp Nou, Sabtu (3/12).

Internasional Piala Dunia  - Hadapi James Rodriguez, Brasil Ubah Strategi Tim

 

Dari kubu Brasil beredar kabar, mereka berencana mengubah strategi tim, agar bisa mengatasi tantangan Kolombia di perempatfinal Sabtu dinihari WIB.

Guna mematikan pergerakan James Rodriguez maka tim tuan rumah akan memperkuat lapangan tengah, menutup semua ruang yang ada, agar penyerang Kolombia yang sudah mengukir 5 gol itu tidak mampu mengancam gawang Julio Cesar.

Taktik itu disebut-sebut sebagai penggunaan 3 pemain bertahan, 5 pemain di tengah, dan 2 di depan. Strategi ini biasanya digunakan untuk mematikan suplai-suplai bola lawan, agar terhenti di lapangan tengah. Namun hal ini membutuhkan gelandang yang berpengalaman, rajin bergerak, dan terus memainkan umpan-umpan pendek. Tidak boleh ada kesalahan karena hanya tersedia 3 bek di sisi belakang. Jika diperlukana maka 1-2 gelandang bisa turun ke belakang, atau maju membantu penyrangan.

Strategi yang sama pernah dipakai Brasil tahun 2002, ketika tim Samba merebut juara dunia.

Alasan lain penggunaan 3 pemain bertahan adalah karena bek tengahnya, Luiz Gustavo terkena akumulasi 2 kartu kuning sehingga tidak boleh turun di laga Sabtu dinihari WIB.

Salah satu keprihatinan pelatih Luiz Felipe Scolari adalah kekurangan pengalaman dari pemain-pemain muda Brasil. Sejumlah konsultasi ekstra dengan psikolog tim disiapkan guna menghadapi laga penting perempatfinal.

Brasil mencatatkan diri mampu maju ke perempatfinal di enam turnamen Piala Dunia berturut-turut, namun justri di dua kesempatan terakhir, tersingkir di level perempatfinal. Nasib itulah yang coba dihindari oleh pelatih Scolari.

Harapan tim tuan rumah banyak bergantung di pundak Neymar, yang sudah mengukir 4 gol. Neymar menderita cedera lutut pada laga brutal vs Chile, namun dokter mengatakan ia akan siap bermain hari Sabtu nanti.