Hai Politisi Indonesia, Les Privatlah Kepada Angela Merkel!

  •   Kanselir Jerman Angela Merkel bukan kebetulan duduk di boks VIP pada laga final Piala Dunia 2014 Jerman vs Argentina. Ia duduk di tengah-tengah, dekat dengan Presiden FIFA Sepp Blater, dan mengenakan blazer warna merah yang mencolok mata di antara para lelaki berjas gelap. Merkel tengah memanfaatkan euforia kemenangan Jerman untuk membangun asosiasi positif terhadap citra […]

Internasional Liga Indonesia Piala Dunia  - Hai Politisi Indonesia, Les Privatlah Kepada Angela Merkel!

 

Kanselir Jerman Angela Merkel bukan kebetulan duduk di boks VIP pada laga final Piala Dunia 2014 Jerman vs Argentina. Ia duduk di tengah-tengah, dekat dengan Presiden FIFA Sepp Blater, dan mengenakan blazer warna merah yang mencolok mata di antara para lelaki berjas gelap.

Merkel tengah memanfaatkan euforia kemenangan Jerman untuk membangun asosiasi positif terhadap citra dirinya.

Teori ini, meski masih penuh perdebatan, sangat masuk di akal dan bisa diterima akal sehat. Rakyat Jerman yang melihat tayangan televisi itu –seharusnya– akan mengasosiasikan perasaan gembira yang muncul dari kemenangan Der Panzer dengan foto Merkel, kata-katanya kebijakannya, dan apa pun yang terkait dengan keputusan pemerintahannya di masa depan.

Apa yang perlu dilakukannya adalah meloncat-loncat tanpa jaim, seolah nenek berusia 59 tahun itu adalah anak muda usia yang kegirangan. Tapi strateginya sukses. Foto-foto Merkel sebelum ini, yang tengah meloncat-loncat dan menggoyang-goyangkan badannya, muncul di mana-mana menyebar ke seluruh dunia dan –yang terpenting–  media Jerman. Salah satu yang mencolok mata adalah ketika ia merayakan gol-gol Jerman ke gawang Portugal yang berakhir 4-0 di laga perdana mereka di Piala Dunia 2014 Brasil.

Kita tidak perlu meragukan ketulusan Merkel sebagai fans No 1 timnas Jerman, namun ada efek tambahan dari hobi nonton langsung bolanya itu, yakni citra dirinya naik bersamaan dengan kemenangan-kemenangan Philipp Lahm dan kawan-kawan.

Salah satu teori gotak-gatik-gathuk adalah kemenangan Partai Buruh yang terkait dengan kemenangan timnas Inggris di Piala Dunia tahun 1966. Sebelum pemilu, popularitas keduanya sama kuat. Hasil survei mengatakan, perbedaan sangat tipis. Hasil pemilu memenangkan Partai Buruh.

Para penentang teori ini mengatakan, kemenangan Inggris terjadi satu hari SETELAH kemenangan partai Buruh. Jadi tidak ada hubungannya. Mereka yang sepakat dengan teori itu akan membela dengan mengatakan, masuknya The Three Lions ke final saja sudah menaikkan kegembiraan rakyat Inggris yang lalu memutuskan pemerintahan tidak akan berganti, tetap Partai Buruh yang berkuasa. Internasional Liga Indonesia Piala Dunia  - Hai Politisi Indonesia, Les Privatlah Kepada Angela Merkel!

Empat tahun kemudian, di Piala Dunia 1970, Inggris tersingkir jauh lebih cepat dari harapan semua rakyat Inggris. Memimpin 2-0, pelatih Inggris memutuskan mengganti beberapa pemain agar bisa disimpan untuk partai semifinal berikutnya. Yang terjadi kemudian lawannya, Jerman, memasukkan dua gol di babak reguler dan satu gol di perpanjangan waktu. Inggris tersingkir dan dalam waktu sepekan kemudian Partai Buruh kalah.

Indonesia memang tidak punya kesebelasan sepakbola nasional yang memadai untuk bisa digunakan bagi pencitraan diri politisi level nasional. Tapi kita memiliki bulutangkis, atau tinju dan angkat besi untuk olahraga perorangan, yang meraih medali emas di laga tingkat dunia. Mereka bisa digunakan untuk pencitraan serupa yang dilakukan Merkel.

Untuk Anda politisi level daerah, tetap bisa memainkan cara ini. Pilihannya ada dua. Pertama, berusahalah agar dekat dan sering foto bareng dengan satu klub sepakbola daerah yang menonjol serta mewakili kebanggaan daerah di level nasional, sebab bola merakyat sampai ke akar rumput. Tapi ada syaratnya, yakni pendataan secara survei menunjukkan nama Anda sudah cukup populer. Paling tidak di atas 60% barulah bisa mendompleng ketenaran klub bola daerah. Jika kurang populer malah bisa berbalik menghantam citra diri Anda.

Opsi kedua adalah mengadakan sebuah acara olahraga di level daerah.

Yang disebut kedua ini menurut para peneliti berkorelasi dengan kebahagiaan penduduk setempat. Ilmuwan mencoba meneliti kaitan antara delapan turnamen Piala Dunia dan Euro antara tahun 1990 sampai 2000, serta level kebahagiaan warga lokal. Korelasinya positif kecuali satu, di tanah Inggris. Itu pun dipertanyakan prosedurnya karena sampel mencakup juga teritori yang terlalu luas dan jauh, yakni Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara.

Ini merupakan hasil penelitian Georgios Kavetsos dari the London School of Economics dan Stefan Szymanski dari University of Michigan.