Pertandingan Everton Kontra Arsenal, 24/8/2014

23

Olivier Giroud menyelamatkan muka The Gunners setelah memaksakan skor akhir imbang melawan Everton di Goodison Park. Everton menguasai permainan setelah gol dari Seamus Coleman dan Steven Naismith di babak pertama, meninggalkan The Gunners dengan peluang yang kelihatannya hampir mustahil membalas dalam 45 menit terakhir. Tapi meskipun Arsenal beraksi sangat terlambat, mereka berhasil menggoyang gawang Everton dua kali pada menit 82 dan 89 lewat […]

Internasional Liga Inggris  - Pertandingan Everton Kontra Arsenal, 24/8/2014
Olivier Giroud menyelamatkan muka The Gunners setelah memaksakan skor akhir imbang melawan Everton di Goodison Park.

Everton menguasai permainan setelah gol dari Seamus Coleman dan Steven Naismith di babak pertama, meninggalkan The Gunners dengan peluang yang kelihatannya hampir mustahil membalas dalam 45 menit terakhir.

Tapi meskipun Arsenal beraksi sangat terlambat, mereka berhasil menggoyang gawang Everton dua kali pada menit 82 dan 89 lewat gol-gol dari Aaron Ramsey dan Olivier Giroud guna memaksakan skor imbang 2-2.

Tim tuan rumah membuat dua perubahan dari laga perdana imbang 2-2 melawan Leicester City dengan Aiden McGeady dan John Stone dicadangkan, dan Seamus Coleman serta Kevin Mirallas dibawa ke tim utama.

Manajer Arsenal Arsene Wenger memilih Alexis Sanchez, sementara mencadangkan Olivier Giroud, dengan Yaya Sanogo cedera, Alex Oxlade-Chamberlain turun sebagai pendamping Sanchez yang bergerak ke depan.

Duo Jerman Per Mertesacker dan Mesut Oezil juga sudah turun bermain, masing-masing di lini belakang dan gelandang. Mathieu Flamini turun menggantikan Mikel Arteta di pusat lini tengah.

Everton memulai pertandingan dengan cemerlang namun momentum mereka tersendat sejenak ketika Steven Pienaar harus pergi cedera dalam sepuluh menit pertama. Ia digantikan oleh Leon Osman.

Di babak pertama Oxlade-Chamberlain sempat memberi kejutan dengan tembakan sedikit saja melebar dari tiang kanan gawang Tim Howard.

Namun sebuah bola mati mengubah permainan karena bola itu mengarah ke Gareth Barry yang dengan sebuah congkelan indah memberi umpan matang kepada Coleman, yang menanduk melewati Wojciech Szczesny. Wenger akan sangat marah menyadari bahwa Barry diberi begitu banyak ruang dan Oezil memungkinkan lawan mendapatkan gol gratis.

Arsenal memulai kembali laga tapi mereka tidak bisa benar-benar membuat terlalu banyak peluang.

Lini belakang Everton tampak sangat tenang dan selama setengah jam pertama mereka mampu menghalau segala sesuatu yang Arsenal coba masukkan ke lapangan mereka. Selagi babak pertama mendekati akhir, semakin jelas bahwa Arsenal menderita tidak adanya pemain tengah-depan yang bisa menyuplai bola-bola matang ke kotak penalti lawan. Semakin mendekati turun minum kondisi malah semakin buruk.

Romelu Lukaku berhasil mengalahkan kecepatan Mertesacker sebelum melewati Nacho Monreal dan membagi bola kepada Steven Naismith yang sepakan lemahnya mengubah skor menjadi 2-0.

Pada saat turun minum Wenger jelas menyadari masalahnya dengan menarik Sanchez dan memasukkan Giroud, dan pemain Prancis itu segera beraksi saat ia menyambut umpan Oxlade-Chamberlain.

Sepanjang permainan Everton tampak sangat tersusun rapi dan menguasai kepemilikan bola dibandingkan Arsenal. Giroud sekali lagi nyaris mencetak gol untuk Arsenal tapi tembakannya masih melebar dari gawang Howard. Beberapa saat kemudian Giroud nyaris lagi menggedor gawang lawan namun tendangannya masih diselamatkan oleh Tim Howard.

Kedua manajer membuat penggantian pemain dengan hanya 15 menit waktu sisa dengan Santi Cazorla dan Joel Campbell masuk untuk menggantikan Jack Wilshere, yang dikartukuning untuk tekel kasarnya atas Gareth Barry, serta Oxlade-Chamberlain. Sementara itu Lukaku ditarik keluar digantikan McGeady.

Arsenal terus mendorong pasukan ke depan dan akhirnya terbayar dengan Aaron Ramsey mencetak gol menit 82 dan kemudian, menit 90 pemain pengganti Olivier Giroud dari umpan silang Monreal.