Cabaye Evra FIFA GLT honduras Palacios pogba prancis

 

Laga Piala Dunia 2014 antara Prancis vs Honduras benar-benar panas. Honduras kehilangan Palacios dan harus mati-matian menahan serangan-serangan lawan. Praktis, Prancis sukses bungkam 10 pemain Honduras dengan bersemangat tinggi.

Karim Benzema menjadi bintang dalam laga dengan sumbangan 2 gol impresif dari dirinya. Babak pertama memang cenderung lambat berkembang dan diwarnai beberapa pelanggaran. Koleksi kartu kuning dari menit 7′ Evra, 27′ Pogba, 28′ Palacios, 45+2′ Cabaye, plus satu kartu merah spesial untuk Palacios dimenit ke 43’.

Yang menarik, 1 gol untuk Prancis sempat menjadi kontroversi karena membingungkan banyak pihak. Bahkan dua pelatih dari kedua tim sempat berdebat akan keabsahannya. Namun, teknologi garis gawang [GLT] yang baru diperkenalkan oleh FIFA di Piala Dunia tahun ini akhirnya menunaikan tugasnya dengan sangat baik.

BACA JUGA  Francis Kone Tarik Lidah, Selamatkan Nyawa Martin Berkovec

Berawal dari tembakan voli Benzema yang mengenai kiper. Bola kemudian terlihat masuk ke gawang. Namun posisi kiper yang membelakangi bola membuat wasit tidak melihat kejadian itu. Sempat ragu, wasit akhirnya memutuskan bola sudah masuk sesuai dengan hasil dari GLT.

Masuk babak kedua, Prancis semakin mengamuk dengan serangan-serangan yang dilakukan. Mereka memperagakan umpan-umpan satu dua yang sangat cepat dilakukan. Kondisi ini membuat pertahanan Honduras sangat panik. Bahkan mereka langsung kebobolan di awal babak kedua. Skor akhir 3-0 untuk keunggulan Prancis dipuncak grup E.