Head to Head Belanda vs Argentina, Semifinal Piala Dunia 2014

Kita kini telah berada di tahap semi-final kedua Piala Dunia 2014 dan dua tim kelas berat sepakbola internasional bersiap-siap untuk bersaing dan menjadi lawan bagi Jerman di final pada hari Senin dini hari esok. Ini bisa menjadi laga penentu antar benua, dimana Argentina memiliki kesempatan untuk mewakili benua Amerika setelah Brasil tersingkir dengan skor  7-1 saat melawan Jerman, sementara Belanda juga dapat menjadikan hari […]

Internasional Piala Dunia  - Head to Head Belanda vs Argentina, Semifinal Piala Dunia 2014

Kita kini telah berada di tahap semi-final kedua Piala Dunia 2014 dan dua tim kelas berat sepakbola internasional bersiap-siap untuk bersaing dan menjadi lawan bagi Jerman di final pada hari Senin dini hari esok.

Ini bisa menjadi laga penentu antar benua, dimana Argentina memiliki kesempatan untuk mewakili benua Amerika setelah Brasil tersingkir dengan skor  7-1 saat melawan Jerman, sementara Belanda juga dapat menjadikan hari Senin nanti  All European Final di Maracana.

Gilabola.com menampilkan Head to Head antar pemain dalam laga Belanda vs Argentina:

Cillesen vs Romero

Jasper Cillessen (Ajax): Usia 22, 13 Caps

Kiper Ajax Cillessen telah menunjukkan kualitas permainannya semenjak laga melawan Spanyol di babak penyisihan grup dan satu penyelamatan spektakuler dengan kakinya saat melawan Kosta Rika.

Dan, tentu saja, manajer Louis van Gaal bisa selalu bergantung pada kiper ahli penalti,  Tim Krul, jika Belanda ditakdirkan harus kembali melakukan adu penalti.

Sergio Romero (Monaco): Usia 27, 50 Caps

Kiper cadangan Monaco, membuatnya hanya tiga kali tampil di Ligue 1 dengan status pinjaman dari Sampdoria musim lalu, telah terbukti cukup mampu diandalkan di Brasil. Dia telah membuat tiga clean sheet dalam lima pertandingan, termasuk di babak 16 besar dan kemenangan atas Swiss dan Belgia.

Kuyt vs Zabaleta

Dirk Kuyt (Fenerbahce): Usia 34, Caps 101

The Dutchman ini tak kenal lelah telah menunjukkan fleksibilitas super tinggi, Kuyt mampu beroperasi baik sebagai sayap kanan dan sayap kiri di turnamen ini.

Pablo Zabaleta (Manchester City): Usia 29, 40 Caps

Pemain Manchester City ini telah biasa tanpa henti naik dan turun di sayap kanan. Sebuah karakter menyenangkan, selalu berusaha memberikan ancaman. Ia terus mengirimkan ancaman secara reguler dengan membuat umpan overlapping.

Vlaar, Martins vs Demichelis, Garay

Ron Vlaar (Aston Villa): Usia 29, 27 Caps

Bek Villa ini tampil mengesankan di Piala Dunia kali ini, selalu membatasi pergerakan lawan dengan solid, khususnya terhadap Diego Costa di babak penyisihan grup.

Bruno Martins Indi (Feyenoord): Usia 22, 18 Caps

Pemain tangguh di jantung pertahanan Belanda, kuat di udara tetapi rentan terhadap melakukan pelanggaran. Diharapkan untuk segera pindah ke Porto dalam waktu dekat.

Martin Demichelis (Manchester City): Usia 33, 39 Caps

Pemain Argentina ini sempat kewalahan bermain di Manchester City namun ia kemudian mampu menunjukkan kemampuannya sebagai pembaca jalannya permainan. Namun jangan ajak dia untuk berpacu dengan Arjen Robben.

Ezequiel Garay (Zenit): Usia 27, 23 Caps

Mantan bek Benfica ini telah lama dikaitkan dengan kepindahan ke liga Inggris. Menggunakan kecerdasan dan jika menyerang, bola akan sulit lepas darinya.

 

Blind vs Basanta

Daley Blind (Ajax): Usia 24, 17 Caps

Jago menggunakan kaki kiri, penempatan posisi yang tepat, sering mengumpan dari sisi kiri, dan juga umpannya yang diakhiri dengan header yang luar biasa Robin van Persie saat melawan Spanyol. Juga melakukan penjagaan ketat pada Alexis Sanchez dalam kemenangan 2-0 atas Chile.

Jose Maria Basanta (Monterrey): Usia 30, 10 Caps

Telah menghabiskan seluruh karirnya di Amerika Latin, tetapi belum tampil meyakinkan di Brasil ini, namun ia membuktikan ia mampu menjadi benteng kokoh saat melawan Belgia di perempat final.

 

De Vrij, Wijnaldum vs Biglia, Mascherano

Stefan de Vrij (Feyenoord) Umur 22 Caps, 16

Bek Feyenoord yang bermain sebagai salah satu dari tiga bek tengah dan telah dikaitkan  sebagai target untuk Manchester United. Agresif dan terarah, De Vrij mungkin telah menjadi salah satu pemain terbaik di turnamen ini.

Georginio Wijnaldum (PSV) Usia 23, 10 Caps

Gelandang PSV telah kerap kali menjadi andalan skuad Belanda, ia mengendalikan proses serangan dari lini tengah. Van Gaal akan berharap bahwa pemain berusia 23 tahun itu masih berada di puncak permainan dalam laga nanti.

Lucas Biglia (Lazio): Usia 28, 19 Caps

Diandalkan di lini tengah, mempertahankan wilayah dan mengirimkan umpan mematikan bagi pemain depan. Mampu melengkapi rekannya Mascherano juga tapi ia juga kerap menjadi yang paling dibutuhkandi  saat-saat penting.

Javier Mascherano (Barcelona) Usia 30 Caps 103

Mascherano tetap salah satu kekuatan lini tengah yang paling efektif dalam permainan Argentina, mengirimkan serangan dari tengah, menggunakan bola dengan ketenangan dan kecerdasan di lini tengah Argentina.

Robben vs Higuain

Arjen Robben (Bayern Munich) Usia 30, 80 Caps

Pada waktu ini tampaknya sulit dipercaya kalau Robben telah berusia tiga puluhan. Kecepatannya bertolak belakang dengan usianya dan jika ia menjadi lebih cepat,  ini juga karena  pengalamannya. Ia adalah salah satu yang paling mematikan di Piala Dunia ini.

Gonzalo Higuain (Napoli) Usia 26, 42 Caps

Gagal mencetak gol atau bahkan menyelesaikan menggiring bola dalam empat pertandingan pertamanya namun kemudian menemukan kembali bentuk permainannya dengan gol kemenangan saat melawan Belgia dan kinerjanya yang jauh lebih baik.

Sneijder vs Messi

Wesley Sneijder (Galatasaray) Usia 30 Caps 104

Tidak lagi di puncak kekuasaannya tapi masih maestro di lapangan dan mampu menghasilkan sesuatu yang brilian, dan ini  ia tunjukkan saat  melawan Meksiko di 16 besar. Juga kerap memberikan pengalaman baru bagi para pemain muda Belanda.

Lionel Messi (Barcelona) Usia 27, 91 Caps

Mungkin ia dapat merebut kembali Ballon d’Or dari Cristiano Ronaldo jika melihat penampilannya di Piala Dunia ini. Gol, assist, melewati lawan dengan lincah, kini ia bertekat bakal membawa negaranya menjadi nomor satu di Brasil

Depay vs Lavezzi

Memphis Depay (PSV) Usia 20, Caps 9

Depay telah memeberikan kecepatan serangan luar biasa untuk Belanda, terutama pada serangan balik bersama Robben dan Robin van Persie, namun masih harus dilihat apakah ia dapat menjadi pengaruh yang mengubah permainan untuk Van Gaal di babak sistem gugur ini. Depay mencetak gol kemenangan saat melawan Australia di babak penyisihan grup.

Ezequiel Lavezzi (PSG) Usia 29, 31 Caps

Winger PSG ini bekerja tanpa kenal lelah dan memberi serangan cepat dari sayap kiri, tapi dia belum mencetak gol di Piala Dunia dan manajer Alejandro Sabella akan menginginkan lebih dari pemain ini.

RVP vs Aguero

Robin van Persie (Manchester United) Umur 30 caps 89

Pemain depan Belanda ini adalah yang paling terkenal di laga ini – terutama karena  mencetak  gol melalui sundulan saat melawan Spanyol – namun justru menurun di babak 16 pertandingan melawan Meksiko dan pertandingan perempat final melawan Kosta Rika.

Dia tetap, bagaimanapun, salah satu pemain depan paling berbahaya di dunia, mampu menyihir laga dalam sekejap.

Sergio Aguero (Manchester City) Usia 26, 54 Caps

Tidak memenuhi standar seperti biasanya di beberapa laga pertama, kemudian absen karena cedera. Dokter Argentina berpikir dia fit untuk bermain melawan Belanda tapi Aguero tidak akan pernah menjadi pemain yang sama kecuali ia 100 persen siap.