Hukuman Atas Hatem Ben Arfa Terus Berlanjut

Salah satu pemain favorit Newcastle United, Hatem Ben Arfa, terus menjalani hukuman demi hukuman yang diberikan managernya Alan Pardew. Pertama-tama ia dilucuti dari kaos No 10 kebanggaannya. Kaos itu diberikan ke pemain baru. Ia lalu diberi kaos No 26. Setelah itu ia cuma dijadikan pemanis guna memperlancar transfer pemain lain dari klub Lyon. Kini hukuman […]

Bintang Barcelona, Rafinha tetap menyebut Lionel Messi sebagai pemain terbaik dunia, dan bukan Cristiano Ronaldo yang panen trofi tahun ini.

Internasional Liga Inggris  - Hukuman Atas Hatem Ben Arfa Terus Berlanjut

Salah satu pemain favorit Newcastle United, Hatem Ben Arfa, terus menjalani hukuman demi hukuman yang diberikan managernya Alan Pardew.

Pertama-tama ia dilucuti dari kaos No 10 kebanggaannya. Kaos itu diberikan ke pemain baru. Ia lalu diberi kaos No 26. Setelah itu ia cuma dijadikan pemanis guna memperlancar transfer pemain lain dari klub Lyon.

Kini hukuman atas Hatem Ben Arfa terus berlanjut dengan melarang pemain berusia 27 tahun itu hadir di acara pertemuan tandatangan dengan para gilabola Newcastle, yang menjadi acara rutin pramusim.

Namun Ben Arfa tidak hilang akal. Ia merancang sebuah acara terpisah, guna menyapa para fansnya.

Pemain ini lalu membuat sebuah acara di sebuah toko lokal, The Back Page, yang memungkinkan para gilabola datang menyapa, berbicara dengannya dan mengenal pemain yang tengah diasingkan managernya itu. Toko tersebut kebetulan berada tidak jauh dari Stadion St James Park, dengan jadwal acara ditetapkan pada hari yang sama dengan sesi tanda tangan Newcastle.

Namun akhirnya Ben Arfa menjadi sedikit rasional dan membatalkan acara jumpa fansnya itu.

Toko The Back Page  itu mengumumkan, “Dengan sangat menyesal kami harus mengumumkan bahwa rencana acara Hatem Ben Arfa hari ini telah dibatalkan.”

“Sejak menerima undangan pekan lalu, telah menjadi semakin jelas bahwa Hatem akan dikeluarkan dari acara hari pelatihan di St James ‘Park hari ini.

“Mengingat meningkatnya sirkus media terkait berita ini, baik Toko Back Page maupun Hatem setuju bahwa pementasan acara ini akan menjadi kontra-produktif dan pembatalan adalah tindakan paling logis.”

“Hatem mengirimkan permintaan maafnya dan merasa sedih bahwa dia tidak mampu memenuhi keinginan para gilabola saat ini. ”

Semua ini berawal ketika Ben Arfa pulang dari liburan dengan tubuh yang lebih gendut 1,5 kilogram dari seharusnya. Karena merupakan insiden kedua kalinya, pemain asal Prancis itu dianggap tidak disiplin dan sang manager memulai serangkaian hukuman.

Ben Arfa hanya memiliki satu tahun tersisa di kontraknya dan Newcastle bertekad untuk menjualnya, atau setidaknya meminjamkan dia keluar untuk musim ini.

 

Sepakbola.cc