Inilah Tim-tim Yang Dirugikan Cuaca Saat Piala Dunia 2014

52

  Dari 12 kota Brasil tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2014, hanya dua kota yang relatif aman dari temperatur panas dan kelembaban tinggi. Dua kota itu terletak di sisi selatan Brasil, dan mendapat pengaruh dari musim dingin di ufuk selatan bumi pada bulan Juni-Juli nanti. Mereka adalah Porto Alegre dan Curitiba. Sebanyak 10 kota sisanya terletak di tengah, utara […]

Internasional Piala Dunia  - Inilah Tim-tim Yang Dirugikan Cuaca Saat Piala Dunia 2014

 

Dari 12 kota Brasil tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2014, hanya dua kota yang relatif aman dari temperatur panas dan kelembaban tinggi. Dua kota itu terletak di sisi selatan Brasil, dan mendapat pengaruh dari musim dingin di ufuk selatan bumi pada bulan Juni-Juli nanti. Mereka adalah Porto Alegre dan Curitiba.

Sebanyak 10 kota sisanya terletak di tengah, utara dan timur laut, dan sama sekali tidak mendapat keuntungan dari musim dingin. Faktanya, sisi utara Brasil dilewati garis khatulistiwa sehingga suhu dan kelembaban mirip dengan apa yang kita alami di Indonesia. Contohnya, Manaus, yang paling dekat khatulistiwa. Suhu rata-ratanya berkisar 23-31 derajat Celcius. Curah hujan 88-114 mm total per bulan.

Kota-kota lainnya adalah, berturut-turut dari utara ke selatan setelah Manaus:

  • Fortaleza (22-29 °Celcius; curah hujan 90-160 mm)
  • Natal kurang lebih sama dengan Fortaleza
  • Recife (21-29 °C,  304-392 mm)
  • Salvador (21-26 °C, 203-251 mm)
  • Cuiabá (16-31 °C,  9-15 mm)
  • Brasilia (13-25 °C, 9-12 mm)
  • Belo Herizonte (13-25 °C, 15 mm)
  • Rio de Janeiro (18-26 °C, 56-81 mm)
  • São Paulo (12-22 °C, 43-56 mm)
  • Curitiba (8-19 °C, 89-99 mm)
  • Porto Alegre (11-19 °C, 122-132 mm)

Makin ke selatan letak kotanya, suhu makin turun.

Yang menjadi perhatian para ahli kesehatan adalah, FIFA atas nama hak siar, sudah memutuskan untuk memulai sejumlah laga pada pukul 13.00 ketika matahari sedang panas-panasnya. Riset dan percobaan di jam yang sama memperlihatkan, suhu pemain naik dengan cepat dari 36,5 °C menjadi 40 °C. Jika sampai menyentuh 43 °C maka pemain bisa pingsan dan masuk ruang gawat darurat rumah sakit. Dampak untuk laga adalah, kita akan disajikan tontonan yang lebih lamban pada babak kedua karena pemain sudah sangat kelelahan.

Mengapa FIFA sekejam itu memulai laga pada pukul 1 siang? Karena Brasil berada 4 atau 5 jam di belakang kota-kota utama Eropa, tempat hak siar Piala Dunia ini dijual dengan nilai paling tinggi. Sehingga dengan kick off jam 1 siang, jam 4 sore, dan jam 7 malam, gibolers di Eropa bisa menonton pada jam-jam yang masih terhitung nyaman, yakni jam 17.00, jam 20.00, dan jam 23.00.

Menilik jadwal pertandingan, ada sejumlah laga di bagian utara dan timur laut Brasil, lokasi-lokasi dengan suhu paling panas, yang dimulai pukul 13.00. Laga-laga yang sangat melelahkan tubuh itu adalah:

  • Grup A: Meksiko vs Kamerun 13 Juni di Natal,
  • Grup G: Jerman vs Portugal 16 Juni di Salvador,
  • Grup D: Italia vs Kosta Rika 20 Juni di Recife,
  • Grup D: Italia vs Uruguay 24 Juni di Natal,
  • Grup F: Bosnia Herzegovina vs Iran 25 Juni di Salvador,
  • Grup G: AS vs Jerman 26 Juni di Recife

Sehingga bisa disimpulkan dua tim besar yang paling dirugikan dengan jadwal laga dan lokasi pertandingan adalah Jerman dan Italia saat penyisihan grup. Masing-masing melangsungkan 2 laga yang diawali pada pukul 13.00 dan di kota yang bersuhu paling panas.