Inilah Alasan Timnas Inggris Sering Banget Gagal
Mantan striker Inggris Michael Owen mengatakan, ia percaya rakyat negara itu telah kehilangan kepercayaan pada tim nasional mereka.

Berbicara pada Konferensi Soccerex di Manchester, mantan pemain depan Liverpool itu mengatakan, kegagalan secara terus menerus  di berbagai turnamen besar menjadi sebab hilangnya rasa sayang dan percaya dari rakyat Inggris.

“Semua orang di ruangan ini, para fans, kami, kita semua kehilangan kepercayaan pada tim nasional,” kata pemain berusia 34 tahun itu.

“Saya tidak berpikir kita akan mendapatkan kembali [kepercayaan itu] sampai kita melakukan sesuatu yang signifikan di turnamen besar.”

Owen mengatakan bahwa kemenangan atas Swiss di kualifikasi Euro 2016 Selasa dinihari WIB tidak cukup menggembirakan. Satu hasil itu saja tidak akan cukup untuk mengubah arus kekecewaan setelah tersingkir terlalu awal di Piala Dunia musim panas ini.

“Tapi ada celah cahaya di sana [saat] melawan Swiss, dan hal yang menggembirakan itu adalah pemain yang akan ada [di tim nasional] selama bertahun-tahun mendatang.”

Owen memilih Raheem Sterling dari Liverpool dan Ross Barkley dari Everton sebagai dua anak muda yang paling mungkin membuat perubahan jangka panjang yang besar bagi tim Inggris.

“Sterling bisa benar-benar luar biasa dan Ross Barkley bisa saja langsung terkenal,” katanya.

“Saya bisa melihat kedua pemain itu membuat kita berbeda dan menjadi poin penting dalam tim kita selama bertahun-tahun yang akan datang.”

Owen, yang mencetak 40 gol dalam 89 penampilan internasional, tidak percaya bahwa pemain Inggris harus pergi merumput ke liga-liga luar negeri untuk meningkatkan teknik mereka, tetapi mengatakan belanja besar di Liga Premier telah membuat hampir tidak mungkin bagi pemain muda Inggris menerobos masuk menjadi anggota tim pertama.

“Satu-satunya cara Anda dapat meningkatkan teknik adalah pergi dengan status pinjaman, kecuali jika Anda adalah percaya kekuatan alam,” kata Owen.

“Kita tidak pergi ke mana-mana di negeri ini. Kita memiliki pelatih nomor satu atau kita membawa mereka masuk, kita memiliki fasilitas yang fantastis, kita secara finansial adalah bangsa sepakbola terkaya di dunia, tetapi jika Anda berada di sebuah klub besar, adalah hampir mustahil pindah dari tim muda ke tim utama, bahkan jika Anda adalah salah satu prospek paling besar di dunia.”

“Jika Anda seorang pemain muda di Manchester City, bagaimana Anda akan menggantikan Yaya Toure atau Vincent Kompany di tim pertama?” tanya Owen, retoris.

“Tidak akan ada kesempatan. Tidak ada prospek untuk pemain muda kecuali Anda berada di sebuah klub lain yang lebih kecil.”

Owen yakin pembinaan pemain sepakbola muda Inggris berjalan dengan baik sampai pemain mencapai akhir usia remaja.

“Tim U-17 Inggris baru saja memenangkan Piala Eropa. Akademi-akademi sepakbola itu luar biasa bagus sampai Anda mencapai usia 17 atau 18 tahun, dan kemudian apa? Tak ada batu loncatan berikutnya,” tambahnya.

“Saya suka fakta bahwa ketua FA Greg Dyke mencoba melakukan sesuatu untuk mendapatkan lebih banyak pemain Inggris di Liga Premier.”

“Banyak orang tidak akan menyukai ide tim B tapi di Real Madrid ada tim B. Adalah baik bahwa FA mengakui ada masalah.”

Advertisement