Jangan Percaya Ahli Ekonomi, Mereka Salah Prediksi

15

Ada satu lagi alasan untuk tidak selalu mempercayai apa yang dikatakan ahli-ahli ekonomi soal masa depan bangsa, soal ramalan kekeringan atau kelaparan. Dalam memprediksi siapa empat semifinalis Piala Dunia 2014 saja mereka sudah salah setengahnya. Ekonom memang tidak tahu apa-apa, setidaknya soal bola. Ekonom dari raksasa-raksasa perusahaan investasi di Wall Street seperti Goldman Sachs, Unicredit dari Italia, […]

Internasional Liga Jerman Liga Spanyol Piala Dunia  - Jangan Percaya Ahli Ekonomi, Mereka Salah Prediksi

Ada satu lagi alasan untuk tidak selalu mempercayai apa yang dikatakan ahli-ahli ekonomi soal masa depan bangsa, soal ramalan kekeringan atau kelaparan. Dalam memprediksi siapa empat semifinalis Piala Dunia 2014 saja mereka sudah salah setengahnya. Ekonom memang tidak tahu apa-apa, setidaknya soal bola.

Ekonom dari raksasa-raksasa perusahaan investasi di Wall Street seperti Goldman Sachs, Unicredit dari Italia, and Danske Bank seluruhnya memprediksi Seleção akan masuk ke final, dan memenangkan trofi 2014. Tetot, kamu salah! Brasil tergulung di semifinal dengan skor 1-7 melawan Jerman.

Goldman Sachs semula memprediksi tuan rumah akan mengalahkan Argentina 3-1 di partai puncak final. Lembaga itu juga meramalkan Spanyol dan Jerman lolos ke semifinal. Sayang sekali ramalan itu salah. Tim nasional Spanyol yang adalah juara dunia bertahan dan sekaligus juara Eropa gagal lolos ke babak selanjutnya, kalah dari Kosta Rika dan Belanda.

Dalam survei yang dilangsungkan oleh Bloomberg itu, 98 dari 171 ekonom dari 139 perusahaan memprediksi Brasil akan mengalahkan Argentina (di final) dan Jerman (di semifinal). Juara bertahan Spanyol akan menduduki ranking keempat.

Namun Danske Bank ada benarnya. Mereka sebelum turnamen ini dimulai sudah memprediksi bahwa Spanyol akan menjadi simbol “kekecewaan terbesar di turnamen ini.” Mereka benar untuk urusan yang satu itu.

Gilabola.com pernah menurunkan laporan prediksi para ahli keuangan itu di awal bulan Juni 2014. Kalau menilik laporan awal itu, yang ramalannya mungkin paling benar justru perusahaan pembuat game, EA Sports, dengan menempatkan Jerman masuk final dan lalu jadi juara, meski belum terbukti. EA Sports salah soal Argentina, yang bahkan tidak dimasukkannya ke dalam empat semifinalis.

Jadi, lain kali kalau ada ahli ekonomi ngomong sesuatu, dengarkan sebelah telinga saja. Sebelah telinga untuk main game EA Sports.