Jika Jerman Menang di Final Piala Dunia, Mereka Ukir Sejarah Baru

Jika Jerman bisa menang di partai final Piala Dunia 2014 vs Argetina, maka Der Panzer mengukir sejarah baru sebagai satu-satunya tim Eropa yang bisa menang di benua Amerika. Selama berpuluh tahun turnamen Piala Dunia di Amerika Utara dan Selatan selalu dikuasai tim dari benua yang sama. Pelatih Joachim Loew ingin Jerman membuat sejarah di stadion Maracana dan kemudian […]

Internasional Liga Jerman Piala Dunia  - Jika Jerman Menang di Final Piala Dunia, Mereka Ukir Sejarah Baru

Jika Jerman bisa menang di partai final Piala Dunia 2014 vs Argetina, maka Der Panzer mengukir sejarah baru sebagai satu-satunya tim Eropa yang bisa menang di benua Amerika. Selama berpuluh tahun turnamen Piala Dunia di Amerika Utara dan Selatan selalu dikuasai tim dari benua yang sama.

Pelatih Joachim Loew ingin Jerman membuat sejarah di stadion Maracana dan kemudian mendominasi dunia sepakbola selama bertahun-tahun yang akan datang. Setelah kemenangan mereka 7-1 melawan Brasil di semifinal, Jerman sangat difavoritkan untuk mengalahkan Argentina dan memenangkan Piala Dunia 2014.

Jika Jerman berhasil, itu akan menjadi keempat kalinya mereka memenangkan trofi ini, tetapi akan menjadi satu-satunya kesempatan mereka menang di tanah Amerika Selatan. Tidak ada negara Eropa telah memenangkan turnamen di benua ini dalam empat upaya. Cekoslowakia dan Belanda berhasil mencapai final pada tahun 1962 dan 1978, tapi Loew berharap timnya bisa pergi lebih jauh lagi di Brasil akhir pekan ini.

“Di masa lalu kita tidak pernah punya (kesuksesan tim Eropa di Amerika) ini, jadi kita tahu bahwa kita bisa menulis sejarah,” kata pelatih Jerman dalam jumpa pers pada malam final. “Tim-tim Amerika Latin telah mendominasi sepanjang waktu di benua ini. Jadi mengapa kita tidak bisa menjadi yang pertama? Ini bisa dianggap sebagai kegembiraan tambahan bagi kami jika berhasil menang sebagai orang Eropa di tanah Amerika Latin.”

Sementara itu gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger mengatakan kemarin, bahwa pihaknya tidak berada di bawah tekanan saat menghadapi Argentina. Schweinsteiger mengatakan dalam konferensi pers di Stadion terkenal di Rio de Janeiro itu, “Kami menantikan laga itu. Ada antisipasi besar dan kegembiraan. Tidak ada tekanan.”

Striker Miroslav Klose adalah satu-satunya pemain tersisa dari skuad Jerman yang dikalahkan 2-0 oleh Brasil di final Piala Dunia 2002, tapi Schweinsteiger menegaskan bahwa rekan satu timnya memiliki cukup pengalaman melakoni laga-laga besar.

“Kami memiliki Miroslav Klose, yang bermain di final pada tahun 2002. Pemain lainnya telah bermain di final dengan klub mereka masing-masing dan telah menghasilkan kinerja yang luar biasa. Kami hanya perlu berpikir tentang pekerjaan yang harus kita lakukan. Ketika wasit meniup peluitnya, kita hanya perlu berkonsentrasi pada apa yang membuat kita kuat,” kata Schweinsteiger.

Sepakbola.cc