Jorge Sampaoli Akui Sulit Tolak Tawaran Argentina

Kursi pelatih Timnas Argentina masih kosong saat ini setelah Edgardo Bauza dipecat pada April 2017 lalu.

Internasional  - Jorge Sampaoli Akui Sulit Tolak Tawaran Argentina

Berita Timnas Argentina – Pelatih Sevilla Jorge Sampaoli mengakui bahwa dirinya tidak akan bisa menolak tawaran untuk melatih tim nasional Argentina.

Beberapa waktu lalu AFA (Federasi Sepakbola Argentina) telah memecat Edgardo Bauza sebagai pelatih kepala timnas dan nama Jorge Sampaoli masuk dalam bursa penggantinya. Sampaoli sendiri mengkonfirmasi jika ada tawaran dari Argentina dan sepertinya hanya tinggal menunggu waktu untuk pengumuman kesepakatan antara kedua belah pihak.

Saat ini Argentina sedang terpuruk di kualifikasi piala dunia 2018 zona Conmebol di mana mereka menempati urutan lima klasemen. Sampaoli memiliki catatan bagus sebagai pelatih timnas, yaitu ketika mengantar Chile menjuarai Copa America 2015 silam dengan mengalahkan Argetina di final. Sampaoli memastikan bahwa dirinya hanya akan pergi dari Sevilla untuk melatih timnas Argentina.

“Impian saya sejak dulu adalah melatih tim nasional negara saya,” buka Sampaoli pada wartawan. “Negara saya memiliki niat yang jelas untuk menawarkan pekerjaan tersebut kepada saya. Saya hanya akan pergi dari sini jika untuk alasan menjadi pelatih timnas negara saya. Itu adalah tawaran yang tidak bisa saya tolak.”

“Situasi seperti ini bisa dibicarakan sekarang, bukan sebelumnya karena kami masih memiliki banyak pertandingan untuk dimainkan. Sekarang kita bisa berbicara (mengenai peluang melatih Argentina) karena kami sudah mencapai tujuan kami, namun itu bukanlah sesuatu yang bisa saya putuskan sendiri.”

“Jika mereka tidak menemukan titik temu maka saya tidak akan pergi ke mana-mana. Saya tidak akan meninggalkan mereka untuk pergi ke klub lainnya.”

Musim ini Sampaoli berhasil membawa Sevilla bersaing dengan klub-klub seperti Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid bersaing di papan atas klasemen Liga Spanyol, meski pada akhirnya mereka hanya menempati peringkat empat klasemen. Sampaoli sendiri berharap ia masih memiliki kesempatan untuk memimpin pertandingan terakhir Sevilla ketika menjamu Osasuna Minggu (21/5).

“Tidak akan ada yang bisa menyingkirkan saya dari memimpin pertandingan terakhir Sevilla,” lanjut Sampaoli. “Saya memenangkan posisi dan saya ingin menikmati momen tersebut. Hari itu seharusnya bisa menjadi sebuah pesta dan saya tidak akan memaafkan diri saya jika tidak memimpin pertandingan terakhir ini.”

“Ini adalah pertandingan yang sama pentingnya dengan pertandingan pertama saya. Tujuan kami dari awal adalah melampaui 70 poin dan kami akan mengusahakannya. Ini telah menjadi tahun yang sangat kompetitif dengan tim-tim terbaik di liga ini.”