Kapten Chelsea John Terry Disebut Sebagai Idiot Terbesar Yang Pernah Ada

Betapa tidak pentingnya tim nasional Inggris, dan betapa berkuasanya duit serta kepentingan klub terlihat dari relasi tiga pemain ini: Rio Ferdinand, John Terry, dan Ashley Cole. Hubungan ketiganya putus hanya gara-gara satu kalimat, yang diucapkan John Terry kepada adik dari Rio Ferdinand, Anton, pada sebuah keributan di lapangan hijau di laga QPR vs Chelsea. Terry memaki Anton […]

Internasional Liga Inggris  - Kapten Chelsea John Terry Disebut Sebagai Idiot Terbesar Yang Pernah Ada
Betapa tidak pentingnya tim nasional Inggris, dan betapa berkuasanya duit serta kepentingan klub terlihat dari relasi tiga pemain ini: Rio Ferdinand, John Terry, dan Ashley Cole.

Hubungan ketiganya putus hanya gara-gara satu kalimat, yang diucapkan John Terry kepada adik dari Rio Ferdinand, Anton, pada sebuah keributan di lapangan hijau di laga QPR vs Chelsea.

Terry memaki Anton sebagai: “Mem*k item bangs*t!”

Sesudah peristiwa tahun 2012 itu Rio berharap Terry mengakui ucapannya dan minta maaf. Tapi kapten Chelsea itu tidak pernah mengakuinya. Hal itu membuat mantan pemain Manchester United marah besar dan mereka tidak pernah bertegur sapa lagi. Hubungan Rio dengan Cole juga putus karena pemain Chelsea itu memutuskan mendukung sang kapten selama sidang di pengadilan.

Padahal Rio dan Terry sama-sama membela lini pertahanan tim nasional Inggris selama bertahun-tahun.

Kapten Chelsea John Terry akan selalu menjadi “idiot terbesar” untuk perannya dalam sebuah kasus rasisme tahun 2011, menurut Rio Ferdinand.

Rio Ferdinand yang kini bermain sebagai bek Queens Park Rangers tidak pernah lagi berbicara kepada Terry atau Ashley Cole setelah insiden jelek yang melibatkan adiknya, Anton.

Menurut mantan bek Manchester United itu, dia tidak akan pernah memaafkan Terry untuk rasa sakit yang diderita oleh keluarganya.

“Bagi saya, idiot terbesar akan selalu John Terry,” Ferdinand menulis dalam otobiografinya, dengan sebuah ringkasan diterbitkan di edisi Minggu koran The Sun Inggris.

“Sebagai kapten Inggris dan mitra bek tengah, saya rasa dia bisa menyelamatkan rasa sakit orang banyak dengan mengakui segera bahwa dia menggunakan kata-kata itu dalam situasi panas saat itu, tapi tidak ada maksud rasis.”

“Saya pikir itu mungkin apa yang terjadi dan kebenaran sesungguhnya. Anton dan saya mungkin bisa saja menerima hal itu, hanya saja dia tidak pernah memberi kami kesempatan.”

“Saya tidak pernah benar-benar berbicara dengan John tentang kasus itu. Saya tidak lagi bicara dengannya, tapi bahkan tiga tahun kemudian saya merasa tidak mungkin untuk memaafkan atau melupakan rasa sakit yang kami rasakan.”

Terry dibersihkan dugaan pelecehan ras di pengadilan tetapi FA Inggris menemukannya bersalah karena “menggunakan kata-kata dan/atau perilaku menghina dan/atau melecehkan.”

Rio Ferdinand mengatakan persahabatannya dengan Cole juga berakhir ketika bek kiri memutuskan untuk mendukung Terry.

“Ashley Cole telah lama menjadi teman saya. Kami sudah saling kenal sejak kami masih anak-anak,” kata Ferdinand.

“Tapi bagi saya itu berakhir hari ia memutuskan untuk pergi ke pengadilan untuk mendukung John Terry.

“Anton menelepon saya dan kepala saya hampir meledak. Ia mengkhianati Anton, yang ia juga dikenalnya selama bertahun-tahun.”