Kiper Timnas U-19 Cedera Parah, Absen Lawan Brunei

Kiper Timnas Indonesia U-19 Muhammad Riyandi mengalami cedera parah dan dipastikan absen lawan Brunei, Rabu (13/9).

Timnas U-19

Timnas Indonesia U-19 tidak bisa menurunkan kiper terbaiknya, Muhammad Riyandi dalam laga terakhir Grup B Piala AFF U-18 melawan Burnei Darussalam, Rabu (13/9). Dia absen karena mengalami cedera lutut parah.

Riyandi mengalami cedera saat Indonesia dikalahkan Vietnam 3-0, Senin (11/9) kemarin. Cedera terjadi karena dia salah mendarat usai melompat merebut bola. Dia ditarik keluar di pertengahan babak pertama, dan posisinya digantikan oleh Much. Aqil Savik.

Dokter tim U-19 mengonfirmasi Riyandi bakal istirahat selama enam bulan untuk memulihkan cedera itu. Kehilangan dia tentu kerugian besar bagi Timnas U-19 karena dia tampil sangat mengesankan dalam tiga pertandigan penyisihan Grup B. Tiga gol yang dicetak Vietnam pun terjadi setelah dia keluar dari lapangan.

“Sesuai hasil MRI di Rumah Sakit Shwe Gon Dine, Yangon, kiper Timnas U-19, Muhammad Riyandi mengalami cedera complete ACL tear (right) plus tear meniscus (right),” ujar Dokter Timnas U-19, Ifran.

“Cedera Riyandi didapat karena salah tumpuan saat jatuh di laga Indonesia versus Vietnam. Saya memperkirakan butuh waktu enam bulan untuk masa penyembuhan Riyandi,” sambungnya.

Peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal akan ditentukan dalam laga terakhir melawan Brunei Darussalam, Rabu (13/9). Tim besutan pelatih Indra Sjafri ini harus menang dengan skor besar jika ingin lolos.

Saat ini, Indonesia berada di posisi ketiga klasemen dengan nilai 6, kalah selisih gol dengan Myanmar yang berada di posisi kedua, dan terpaut tiga poin di bawah Vietnam.

Besar kemungkinan penentuan dua tim yang lolos ke semifinal akan dihitung berdasarkan selisih gol, jika Indonesia menang atas Brunei, dan di pertandingan lainnya Myanmar menang lawan Vietnam. Jika skenario ini yang terjadi maka ketiga tim memiliki nilai sama 9.

Indonesia kalah selisih gol sebanyak enam gol dengan Myanmar dan delapan gol dengan Vietnam. Agar bisa bisa lolos sebagai runner-up grup, Indonesia harus menang sedikitnya 7-0 lawan Brunei,  dengan asumsi Myanmar menang lawan Vietnam.

Sepakbola.cc