Laga Indonesia All Stars vs Chelsea, Deadline MyEvent Kamis 00.00 wib

15

Buntut perselisihan antara eks promotor laga Indonesia All Star vs Chelsea, Myevent dengan pihak sponsor kedatangan Chelsea Bank Negara Indonesia (BNI) bakal makin kisruh. Belum adanya penyelesaian masalah membuat laga yang rencananya digelar Kamis (25/7/2013) nanti terancam batal, pihak Myevent mengaku akan menutup Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) jika BNI tetap tidak menunjukkan niat […]

Buntut perselisihan antara eks promotor laga Indonesia All Star vs Chelsea, Myevent dengan pihak sponsor kedatangan Chelsea Bank Negara Indonesia (BNI) bakal makin kisruh. Belum adanya penyelesaian masalah membuat laga yang rencananya digelar Kamis (25/7/2013) nanti terancam batal, pihak Myevent mengaku akan menutup Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) jika BNI tetap tidak menunjukkan niat baik mereka menyelesaikan permasalahan di anatara mereka.

Hal ini diungkapkan oleh Chief Operation Myevent Tio Nugroho Rabu  malam. Tio mengatakan, sebenarnya pihak MyEvent tidak ingin  menghalangi laga tersebut, namun karena hingga Rabu sore pihak BNI tidak juga menunjukkan itikad baik maka hal ini terpaksa dilakukan.

“Kami sebenarnya sudah beritikad baik dengan memberikan kesempatan Indonesia All Star dan Chelsea untuk menggelar latihan selama dua hari ini, tapi hingga sore tadi, pihak BNI selaku sponsor belum juga menunjukkan itikad baiknya. Jadi terpaksa langkah ini kami lakukan,” ujarnya.

Ditambahkan CEO Myevent Fauzan Zaman, bahwa pihak MyEvent telah memberikan deadline kepada pihak sponsor (BNI) hingga pukul 00.00 WIB (Kamis subuh). “Kami sudah memberikan surat ke pengelola GBK untuk diteruskan kepada pihak BNI. Karena selama ini, kami sudah memberikan surat kepada pihak BNI mengenai status penggunaan SUGBK tapi tidak ditanggapi,” ucapnya.

Soal penggembokan stadion, hal itu tidak akan ada. Namun, tetap proses hukum akan ditempuh untuk menyudahi persoalan ini.

Kisruh berawal dari belum dibayarkannya dua puluh persen  kompensasi yang belum dibayarkan BNI setelah melakukan pemutusan kerja dengan Myevent. Yang belum dibayarkan adalah kompensasi Blackbox tiket, Bodyguard, Security Officer, sewa SUGBK, dan operasional MyEvent sejak Januari.

Direktur Utama BNI Gatot Mudiantoro Suwondo nelum memberikan keterangan apapun hingga saat ini.