Lampu Ganja Bisa Berjasa Untuk Sepakbola

13

Tahu “lampu ganja”? Ini jenis lampu penyebar panas dan cahaya yang digunakan para petani ganja ilegal yang menumbuhkan tanaman yang tergolong narkotika itu di rumah-rumah, gudang-gudang, jauh dari jangkauan aparat penegak hukum. Lampu semacam ini menyedot listrik sangat besar. Itu sebabnya di Amerika dan Inggris (dan negara-negara lain yang mengharamkan jual beli ganja) polisi biasanya memantau […]

Tahu “lampu ganja”?

Ini jenis lampu penyebar panas dan cahaya yang digunakan para petani ganja ilegal yang menumbuhkan tanaman yang tergolong narkotika itu di rumah-rumah, gudang-gudang, jauh dari jangkauan aparat penegak hukum.

Lampu semacam ini menyedot listrik sangat besar. Itu sebabnya di Amerika dan Inggris (dan negara-negara lain yang mengharamkan jual beli ganja) polisi biasanya memantau tagihan listrik rumah-rumah untuk menemukan lokasi petani ganja semacam ini.

Nah, lampu panas semacam itu yang sebelumnya disita oleh polisi dalam sebuah penggerebekan di peternakan ganja, kini memperoleh tempat yang layak, yakni digunakan untuk menumbuhkan rumput di lapangan sepakbola Rochdale.

Lampu tersebut telah dipasang dengan menggunakan alat khusus di Spotland, rumah dari tim League One, Rochdale AFC, di Inggris.

Staf stadion mengatakan, panas dari lampu itu mempercepat pertumbuhan rumput di sekitar mulut gawang dan terowongan.

Dia mengatakan ide muncul setelah mereka membaca perihal Notts County FC yang telah lebih dulu memanfaatkan jasa lampu-lampu penumbuh ganja itu sebelumnya.

Lampu memanaskan tanah dan mereplikasi kondisi hangat matahari yang membantu rumput tumbuh.

Berbeda dengan Indonesia yang menerima sinar matahari nyaris sepanjang tahun, negeri empat musim seperti Inggris, menderita di musim gugur dan musim dingin, di mana matahari bisa hanya bersinar 4-5 jam saja satu hari. Makin ke ufuk utara matahari makin sedikit.

Lampu semacam itu, yang tidak murah karena harganya bisa mencapai antara Rp 385 juta sampai Rp 579 juta per satuan, disumbangkan oleh Sersan Andy Fern dari Kepolisian Metropolitan Manchester.

Lampu semacam itu membuat “perbedaan besar” ke lapangan, terutama karena stadion Spotland juga rumah bagi Rochdale Hornets, klub rugby.

Oli Makin, kepala perawatan stadion itu mengatakan, “Lapangan banyak rusak di musim dingin karena ada pertandingan sepakbola pada hari Sabtu dan rugby pada hari Minggu.”

“Saya tidak mengungkap rasa terima kasih saya yang begitu besar kepada polisi.”

“Ini telah menyelamatkan uang klub dan para pemain akan senang, terutama kiper.”