Ancelotti Ungkap Dua Penyebab Dia Dipecat Real Madrid

1684

Pelatih Carlo Ancelotti membeberkan situasi hari-hari terakhirnya bertugas di Real Madrid sebelum akhirnya dipecat usai musim 2014-15.

Liga Champions  - Ancelotti Ungkap Dua Penyebab Dia Dipecat Real Madrid

Pelatih Carlo Ancelotti membeberkan situasi hari-hari terakhirnya bertugas di Real Madrid sebelum akhirnya dipecat usai musim 2014-15.

Berita Bola, Liga Champions – Ancelotti yang kini membesut Bayern Munchen mengungkapkan bahwa ada dua faktor utama yang membuat dia diberhentikan oleh presiden Madrid pada musim panas 2015. Hal itu ditulis Ancelotti dalam bukunya yang bertajuk ‘Quiet Leadership: Winning Hearts, Minds and Matches‘.

Dalam buku tersebut Ancelotti mengungkapkan bahwa, manajemen Real Madrid tidak suka atas porsi waktu latihan pemain-pemain Real Madrid yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan klub-klub lain di Eropa. Manajemen Los Blancos mengetahui itu berdasarkan statistik yang dipublikasikan oleh UEFA. Dengan kata lain, pemain Real Madrid tidak bekerja keras dalam latihan.

“Yang pertama disebabkan oleh statistik UEFA yang ‘mengungkapkan’ bahwa tim tidak memiliki banyak jam pelatihan seperti yang dilakukan klub-klub Eropa lainnya. Kami telah memenangkan 22 game secara beruntun, jadi kami sudah melakukan sesuatu yang benar … Tapi kami baru saja menelan kekalahan ketika statistik UEFA itu keluar, sehingga itu menjadi alasan bagi manajemen untuk menekan: ‘Kami harus bekerja lebih keras’, tapi saya pikir sebaliknya,” tulis Ancelotti di bukunya.

“Para pemain harus beristirahat, kami menghadapi satu bulan dimana banyak pemain yang cedera dan kelelahan, sangat berdampak dalam performa tim dan kami kehilangan Liga. Statistik menjadi bukti kalau Madrid lebih percaya pada jumlah ketimbang pekerjaan saya …” tambahnya.

Selain masalah kinerja tadi, Ancelotti juga mengungkapkan bahwa ada sebuah episode yang melibatkan Gareth Bale yang membuat hubungan dirinya dengan presiden Florentino Perez menjadi tak harmonis. Dikatakan bahwa Bale meminta untuk bermain sebagai penyerang tengah, tapi Ancelotti tak menggubrisnya. Bale lantas melaporkan hal itu kepada Perez.

“Agen Bale mengeluh bahwa Gareth ingin bermain di tengah, presiden meminta saya apa yang akan saya lakukan dan jawaban saya adalah: ‘Tidak’,” ungkap Ancelotti.

“Kita tidak bisa mengubah sistem di pertengahan musim. Sekarang presiden tidak lagi berpikir yang sama,” sindir Ancelotti terkait posisi Bale yang masih tetap bermain di sayap kanan di bawah era Zinedine Zidane saat ini, dan presiden Perez sama sekali tak mempersoalkannya.