Antoine Griezmann: Kalah Bersama Atleti Lebih Sakit Dibanding Timnas

Antoine Griezmann mengaku kekalahan bersama Atletico Madrid di Liga Champions lebih terasa pilu daripada takluk di final turnamen Euro 2016.

Antoine Griezmann - Atletico Madrid
Antoine Griezmann - Atletico Madrid

Antoine Griezmann mengaku kekalahan bersama Atletico Madrid di Liga Champions lebih terasa pilu daripada takluk di final turnamen Euro 2016.

Antoine Griezmann

 

Berita Liga Champions – Bagi Antoine Griezmann tahun 2016 merupakan sebuah masa yang fenomenal karena bisa bersanding dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi meski dirinya mengaku sempat mempertanyakan komitmen Diego Simeone.

Griezmann beruntung bisa melakoni dua final di musim panas lalu meski gagal memenangkan salah satu darinya. Pertama ia membela Atletico di final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun, atau ketiga kalinya sepanjang sejarah klub, namun harus kalah dari sang rival, Real Madrid.

Di final tersebut Griezmann gagal di adu tendangan penalti setelah laga tetap imbang hingga babak tambahan waktu.

Sementara Perancis harus takluk di babak tambahan waktu dari Portugal di final turnamen Euro, dan dua kekalahan ini membuatnya berada di peringkat ketiga penghargaan Ballon d’Or beberapa waktu lalu.

“Hari-hari setelahnya sangat keras dan sulit untuk dialami, tapi dengan pentingnya kedua final itu bagi saya, yang paling menyakitkan adalah final Liga Champions karena kami hanya mempunyai dua pekan untuk bersiap dan sudah berkelakar soal bagaimana kami akan merayakannya bersama teman-teman kami. Pada akhirnya kami kalah,” ujar striker tim nasional Perancis itu pada GQ.

“Simeone? Memang benar musim lalu saya ingin tahu apakah ia akan hengkang atau tidak sebab di Perancis pemberitaan soal dia sangat santer.”

“Saya tidak taku, tapi memang membuat saya berfikri sebab bagi saya yang terpenting adalah bisa berada dengan rekan-rekan dan juga dengan Cholo karena dia membantu saya setiap hari dan mengajari hal-hal baru, meskipun keputusan saya untuk tetap tinggal tidak tergantung kepada hal-hal lainnya.”

“Ballon d’Or dengan Ronaldo dan Messi? Saya sangat senang bisa berada bersama mereka di tahun 2016.”

“Saya harap bisa memulai (tahun 2017) dengan lebih baik lagi, tapi saya sudah bangga dengan apa yang telah saya lakukan dengan Atleti dan timnas. Semoga saya bisa seperti ini.”

“Atleti? Kami lebih banyak menguasai bola sekarang, dan saya sangat bersyukur tapi kami masih tetap bertahan dan menyerang dengan 11 pemain.”

“Kami tidak fokus kepada bertahan untuk waktu yang lama dalam sebuah pertandingan semata sebab tujuan kami adalah meraih kemenangan.”

Sepakbola.cc