Mark Clattenburg Wasit Tepat untuk Final Liga Champions?

38

UEFA telah melakukan keputusan kontroversial saat memilih wasit penuh kontroversi Mark Clattenburg sebagai pengadil di laga final Liga Champions 2016 di Milan, Minggu (29/5)

UEFA telah melakukan keputusan kontroversial saat memilih wasit penuh kontroversi Mark Clattenburg sebagai pengadil di laga final Liga Champions 2016 di Milan, Minggu (29/5)

Mark Clattenburg memang dikenal sebagai wasit yang sering menuai kritikan karena keputusan-keputusan kontroversinya.

Salah satu Mei bisa dikatakan sebagai ‘bulan yang menarik’ bagi Mark Clattenburg. Pasalnya di sepanjang bulan ini, dirinya mendapat beragam sorotan karena performanya di tengah lapangan.

Sebenarnya Clattenburg adalah wasit yang berkualitas baik. Dalam rapor kinerjanya di musim ini, Clattenburg termasuk wasit yang memiliki rapor yang cukup bagus.

Namun dalam beberapa kesempatan, Clattenburg sering menuai kritikan dan cenderung kontroversi. Dua kasus terbaru misalnya. Yang pertama adalah saat memimpin laga antara Chelsea melawan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge yang sangat menentukan bagi Spurs untuk menjaga peluang memperoleh gelar juara. Akan tetapi laga itu tidak berjalan kondusif dan tensi pertandingan cenderung tinggi. Clattenburg gagal mengamankan pertandinagn dan harus mengeluarkan sembilan kartu kuning hanya untuk pemain Spurs.

Akhirnya di pekan berikutnya, FA menjatuhkan sanksi kepada beberapa pemain Chelsea dan Spurs. Clattenburg tentu ikut bertanggung jawab karena gagal mendinginkan situasi panas saat itu.

Kemudian yang kedua adalah ketika Clattenburg memimpin laga final Piala FA yang mempertemukan Manchester United dan Crystal Palace. Ada beberapa momen yang membuat Clattenburg mendapat sorotan negatif. Momen itu adalah ketika Crystal Palace mendapat keuntungan ketika dalam keadaan memainkan bola, namun Clattenburg memutuskan untuk menghentikan laga dan memulai ulang lewat bola mati.

Atas kinerja buruk Clattenburg di laga final itu, mantan wasit terbaik Inggris, Howard Webb, bahkan sampai ikut mengkritik kinerjanya.

“Mungkin dia terlalu terbawa suasana dan berusaha keras menunjukkan kesan positif. Clattenburg sekarang harus kecewa dengan penampilannya,” sindir Webb sebagaimana yang diungkap kepada Times.

Apakah ini bisa menjadi kendala tersendiri bagi Clattenburg saat memimpin laga final Liga Champions musim ini di San Siro? Mantan pemain Stewart Robson tidak berpendapat demikian.

“Saya pikir dia telah melakoni laga yang cukup sulit Sabtu lalu. Tapi bagaimanapun saya setuju dengan keputusan yang sudah dibuatnya dalam banyak hal. Dia memiliki ketegasan dari keputusannya meski banyak pemain mengelilingi dan memberikan tekanan kepadanya,” katanya.

“Saya pikir Mark bisa menjaga dirinya. Saya pikir dia akan memahami pertandingan dengan baik, lebih baik dari wasit lainnya dan dia akan baik-baik saja.”

Meski begitu Webb tetap memberikan beberapa nasihat kepada Clattenburg untuk dapat menjalani laga final besok dengan baik.

“Satu hal yang saya pikir tak boleh dilakukan olehnya adalah jangan mengeluarkan kartu untuk satu atau dua pemain di awal laga. Dia harus mampu berbicara dengan mereka dan memastikan bahwa mereka tak akan melakukan pelanggaran kelewat batas. Tapi apabila dia mengkartu pemain untuk sesuatu yang remeh, dia akan berada dalam tekanan yang luar biasa di sepanjang laga karena Real Madrid dan Atletico Madrid tentu akan banyak memprotes keputusannya di sepanjang laga di setiap pelanggaran yang terjad,” lanjut Webb.

Jadi menurutmu, apakah Mark Clattenburg akan menjadi wasit terbaik untuk memimpin laga panas final Liga Champions yang mempertemukan derby Madrid, Real Madrid vs Atletico Madrid, di Milan, Sabtu besok?