Barcelona Tersingkir, Begini Komentar Dani Alves

1727

Dani Alves mengaku perasaannya campur aduk antara pahit dan manis setelah membawa Juventus menyingkirkan Barcelona di Liga Champions.

Liga Champions  - Barcelona Tersingkir, Begini Komentar Dani Alves

Bek kanan Juventus Dani Alves mengungkapkan bagaimana perasaannya setelah berhasil membawa timnya menyingkirkan Barcelona di perempat final Liga Champions. Ada perasaan campur aduk.

Berita Bola, Liga Champions – Juventus lolos ke semifinal Liga Champions setelah sukses menahan imbang Barcelona 0-0 dalam laga perempat final leg kedua di Camp Nou, Kamis (20/4) dini hari WIB. Si Nyonya Tua melangkah ke babak empat besar dengan keunggulan agregat 3-0.

Dani Alves yang pernah begitu lama membela Barcelona dan meraih sederet trofi bergengsi selama delapan musim berkiprah di Camp Nou, mengaku merasa terbelah perasaannya. Di satu sisi dia gembira karena timnya lolos, tapi di sisi lain ada perasaan getir karena bekas klubnya tersingkir.

Pada laga di Camp Nou ini, Barcelona sebenarnya tampil begitu mendominasi. Mereka memimpin penguasaan bola hingga 61 persen. Dari segi peluang, klub berjulukan Blaugrana ini memiliki 17, sedangkan Juventus mempunyai 12 kesempatan. Tapi Lionel Messi dkk sulit memanfaatkan peluang untuk menjadikan gol karena kuatnya pertahanan tim tamu.

Kepada reporter seusai pertandingan, Dani Alves mengungkapkan perasaannya. Dia mengaku pertandingan ini sangat berat baginya secara pribadi, karena harus bermain melawan bekas timnya, dan di depan publik yang pernah mencintainya. Tapi, sebagai pemain profesional dia mampu mengalahkan perasaan itu.

“Bagi saya pribadi, ini pertandingan yang berat. Tapi syukurlah kami bisa meraih hasil positif, dan tentu saya gembira untuk klub dan rekan-rekan saya,” katanya.

“Ada perasaan pahit dan manis yang saya rasakan malam ini. Bermain di sini (Camp Nou) membuat saya teringat lagi dengan momen indah di waktu lalu, dan melihat teman-teman yang sedih malam ini, terasa aneh dan pahit bagi saya,” tambahnya.

Bek kanan asal Brasil ini menghabiskan delapan musim bersama Barca sebelum bergabung dengan Juventus pada musim 2016 lalu. Bersama Azulgrana dia berhasil memenanangi titel juara La Liga 6 kali, Copa del Rey 4 kali, dan Liga Champions 3 kali, serta masih ada sederet trofi lainnya.