Manchester United Pasti Menyesal Buang Chicharito

  • Penampilan memukau Javier Hernandez bersama Bayer Leverkusen di musim ini, pasti membuat iri Manchester United. Pemain asal Meksiko yang akrab dipanggil Chicharito itu, kini menjadi pembobol gawang andalan Leverkusen.

Javier Chicharito Hernandez

Penampilan memukau Javier Hernandez bersama Bayer Leverkusen di musim ini, pasti membuat iri Manchester United. Pemain asal Meksiko yang akrab dipanggil Chicharito itu, kini menjadi pembobol gawang andalan Leverkusen.

Chicharito yang dijual MU ke Leverkusen dengan harga 12 juta poundsterling pada musim panas 2015, tampil memukau dengan mencetak dua gol untuk mengantarkan Bayer Leverkusen bermain imbang 4-4 dengan tamunya AS Roma di matchday 3 Liga Champions, Rabu (21/10/2015) dinihari WIB.

Dia sempat membawa Leverkusen unggul 2-0 lewat dua gol beruntunnya pada menit ke-4 dari titik putih, dan gol di menit ke-19. Gol kedua dicetaknya dengan menyambar bola rebound dari tangkapan kiper yang sempat menggagalkan tembakan pertamanya.

Sayangnya Leverkusen tak mampu mempertahankan keunggulan tersebut, karena Roma berhasil membalikkan keadaan menjadi 4-2 lewat gol-gol Daniele De Rossi (30, 38),  Miralem Pjanic (54), dan Iago Falque (73). Beruntung Leverkusen mampu mengejar lagi untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4 lewat Kevin Kampl (84) dan Admir Mehmedi (86).

Dengan tambahan dua gol tersebut maka Chicharito kini sudah mencetak 4 gol untuk Leverkusen. Dua lainnya ia buat dalam matchday 1 Liga Champions melawan BATE Borisov dengan skor 4-1, dan kemudian menghadapi Mainz di Bundesliga.

Sementara dengan dua gol ke gawang Roma tadi, Chicharito kini sudah mengemas 3 gol di Liga Champions musim ini, setara dengan raihan Robert Lewandowski, Hulk, dan Vincent Aboubakar. Mereka cuma kalah Cristiano Ronaldo yang menjadi pencetak gol terbanak Liga Champions musim ini dengan 5 gol.

Menariknya, seperti dicatat Infostrada Live, Chicharito kini juga menjadi pemain kedua dari negara Konfederasi Sepakbola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) setelah Dwight Yorke (11 gol) yang berhasil mencetak 10 gol di Liga Champions.