Alvaro Morata, Anak Hilang Real Madrid

19

Berita Bola: Nasib telah membawa Alvaro Morata menjalani kehidupan yang aneh. Tahun lalu ia membela Real Madrid merebut La Decima, musim ini ia harus menghentikan langkah mantan klubnya itu di semi final kompetisi terpenting Eropa tersebut.

Liga Champions  - Alvaro Morata, Anak Hilang Real Madrid
Alvaro Morata, Anak Hilang Real Madrid

Berita Bola: Nasib telah membawa Alvaro Morata menjalani kehidupan yang aneh. Tahun lalu ia membela Real Madrid merebut La Decima, musim ini ia harus menghentikan langkah mantan klubnya itu di semi final kompetisi terpenting Eropa tersebut.

Namun Morata telah bersumpah untuk melakukan ‘apa pun’ yang diperlukan guna membawa klubnya saat ini, Juventus, ke final Liga Champions – bahkan dengan mengorbankan klub masa kecilnya, Real Madrid.

Dua raksasa Eropa itu bertemu di leg pertama semi final Rabu dinihari WIB dalam satu kesempatan langka di mana sang striker Spanyol 22 tahun itu bisa membuktikan sesuatu bagi mantan klubnya tersebut.

Morata adalah jebolan para pemain junior di akademi Madrid Castilla, tetapi dengan orang-orang seperti Karim Benzema, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale mengisi lini depan dalam urutan kekuasaan Bernabeu, dia membuat keputusan untuk bergabung ke Juventus untuk transfer senilai Rp 290 Milyar musim panas lalu.

Sekarang, dalam suatu perjalanan nasib yang aneh, Morata akan mencoba mencegah mantan klubnya itu mempertahankan mahkota Liga Champions yang ia bantu merebutnya musim lalu.

Berbicara dalam edisi terbaru dari acara adidas Football Gamedayplus, Morata menggambarkan perasaannya saat  mengangkat trofi terkenal itu dan bagaimana ia akan melakukan apa saja untuk mengulanginya.

Dia berkata, “Ini perasaan yang aneh. Anda bahkan tidak tahu mesti melakukan apa ketika memegang piala itu di tangan. Kami sudah mencapai titik tidak ada lagi yang sepenting itu.”

“Salah satu impian saya menjadi kenyataan, memainkan final Liga Champions dan menang bersama dengan tim Anda adalah tujuan No 1 dari pemain manapun. Ini adalah sebuah pengalaman yang ingin saya hadiahkan untuk teman-teman dan keluarga saya.”

Morata tahu bahwa jika Juventus ingin mengklaim keberhasilan pertama mereka di Liga Champions sejak tahun 1996, mereka mungkin harus mengalahkan juara 10 kali Champions itu, tapi dia tidak merasa gugup tentang prospek.

“Ini akan menjadi sangat istimewa dan indah bagi saya,” katanya. “Rumah saya, teman-teman saya dan keluarga saya ada di sana. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit.”

“Saya pikir itu akan menjadi luar biasa untuk mencapai final dalam tahun pertama saya untuk Juventus. Saya akan memberikan apa pun untuk menang.”

Juventus telah mencatatkan juara Serie A keempat berturut-turut tapi dominasi domestik mereka belum identitk dengan kesuksesan Eropa.

Morata mengatakan: “Saya pikir Anda harus merasa bangga ketika Anda bermain untuk tim terbaik Italia dan salah satu tim yang di Eropa. Tapi itu tanggung jawab besar. Ada dukungan besar, banyak orang menonton permainan Anda dan mereka menderita.”

Dalam wawancara lain, dengan Sky Sports, Morata mengatakan ia tidak memiliki apa pun yang harus dibuktikan kepada Real Madrid di dua leg pertandingan semi final.

“Saya harus fokus, saya tidak perlu membuktikan kepada siapa pun,” katanya. “Saya berterima kasih kepada [Carlo] Ancelotti untuk membiarkan saya bermain bagi Madrid dan di final Liga Champions musim lalu.”

“Tapi sekarang aku pemain Juventus dan harus memberikan segalanya untuk klub ini.”

Alvaro Morata yang memiliki tinggi 186 cm dan berusia 22 tahun adalah pemain junior Real Madrid antara 2008 sampai 2013.