Arsene Wenger Ungkap Cara Hentikan Lewandowski

Bomber Bayern Munchen Robert Lewandowski selalu jadi momok yang menakutkan bagi lini pertahanan lawan. Licin dan sangat sulit dijaga begitu dia berada di dalam kotak penalti. Bagaimana Arsenal menjaganya ketika menjamu Bayern Munchen Rabu (21/20/2015) dinihari WIB?

Liga Champions  - Arsene Wenger Ungkap Cara Hentikan Lewandowski
Robert Lewandowski

Bomber Bayern Munchen Robert Lewandowski selalu jadi momok yang menakutkan bagi lini pertahanan lawan. Licin dan sangat sulit dijaga begitu dia berada di dalam kotak penalti. Bagaimana Arsenal menjaganya ketika menjamu Bayern Munchen Rabu (21/20/2015) dinihari WIB?

Ketajaman Lewandowski di lini depan Bayern Munchen memang tak terbantahkan lagi. Berkat kontribusinya bersama Thomas Muller di depan, Bayern tak hanya mempertahankan rekor 100 persen di Bundesliga musim ini, tapi juga produktivitas gol mereka yang sangat tinggi. Die Roten sudah mencetak 40 gol di semua kompetisi yang diikuti.

Dari jumlah 40 gol tersebut, sebanyak 40% (16) di antaranya dilesakkan Lewadowski. Striker asal Polandia itu membuat 12 gol di Bundesliga, tiga di Liga Champions, dan satu lainnya pada ajang DFB Pokal. Total sejak musim 2015/2016 bergulir dia sudah melesakkan 22 gol dari 16 pertandingan, termasuk saat memperkuat Polandia di Kualifikasi Piala Eropa 2016.

Nah, ketajaman Lewandowski tentu saja membuat manajer Arsenal Arsene Wenger ketar-ketir. Wenger sudah pasti tak ingin gawang The Gunners akan menjadi lumbung gol bagi Lewandowski dalam laga nanti. Bagaimana Wenger menyiapkan strategi menjaga pemain asal Polandia itu?

“Hal yang utama untuk menghentikannya adalah kami menguasai bola. Setelah itu Anda harus cerdik karena karena teknik dia (Lewandowski), finishing-nya, pergerakannya di dalam kotak penalti sangat luar biasa,” kata Wenger di situs resmi Arsenal.

Menghindarkan Lewandowski mendapat bola di kotak penalti akan menjadi cara paling efektif untuk mematikannya. Tapi itu tentu tidak semudah yang diucapkan. Memotong crossing yang dikirim dari kedua sayap, menghalau umpan terobosan dan melakukan isolasi akan menjadi upaya yang bisa dilakukan Arsenal untuk menghentikan striker 27 tahun itu.

Itu artinya kerja keras bukan hanya harus dilakukan dua bek tengah Per Mertesacker dan Laurent Koscielny. Semua pemain lain harus bekerja keras untuk tidak membiarkan pemain Bayern leluasa atau dalam posisi bebas melepaskan umpan langsung ke jantung pertahanan.

“Semua pemain harus bekerja, tak membiarkan lawan leluasa memainkan bola. Tapi, tentu kami membutuhkan pengalaman dari Mertesacker dan Koscielny sebagai pemain terakhir yang bisa mengatasi setiap ancaman yang datang, termasuk dari Lewandowski,” lanjut Wenger.

Sepakbola.cc