Hasil Barcelona vs Bayern Munchen: Guardiola Ungkap Penyebab Kekalahan di Camp Nou

Berita Liga Champions: Pep Guardiola menyebut dua faktor penyebab kekalahan Bayern Munchen 0-3 atas Barcelona di Camp Nou, Kamis (7/5/2015) dinihari WIB.

Liga Champions  - Hasil Barcelona vs Bayern Munchen: Guardiola Ungkap Penyebab Kekalahan di Camp Nou
Guardiola Ungkap Penyebab Kekalahan Bayern Munchen di Camp Nou

Berita Liga Champions: Pep Guardiola menyebut dua faktor penyebab kekalahan Bayern Munchen 0-3 atas Barcelona di Camp Nou, Kamis (7/5/2015) dinihari WIB.

Pertama adalah karena timnya tak mampu mengontrol permainan. Sedangkan faktor kedua adalah karena Barcelona tim bagus plus Lionel Messi.

Menurut Guardiola, Bayern gagal menahan imbang Barcelona lantaran timnya tidak bisa mengontrol penguasaan bola. Untuk melawan tim berkualitas seperti Barcelona, kata Guardiola, sebuah tim harus benar-benar bisa mengontrol permainan dengan baik dan membatasi pergerakan pemain-pemain Barcelona. Dan itu tidak mampu dilakukan oleh Bayern dinihari tadi.

Karena ketidakmampuan mengontrol permainan itulah makanya Bayern harus membayar mahal gawang mereka kebobolan tiga gol lewat serangan balik El Barca. Lionel Messi menjadi pemain penentu kemenangan Barca lewat dua gol yang diciptakannya (77′, 80′). Satu gol lainnya dikemas Neymar pada pengujung laga.

“Kami ingin mengontrol penguasaan bola, tetapi lawan adalah Barcelona, Anda tidak bisa melakukannya. Setelah tertinggal 0-1, kami kehilangan momentum dan gol terakhir membuat selisih gol menjadi banyak. Barca adalah Leo (Lionel Messi). Namun, Barca juga sebuah tim yang sangat bagus,” jelas Pep.

“Pemain mereka berada di puncak penampilan. Cara terbaik mengontrol mereka adalah membatasi pergerakan mereka. Posisi kami buruk saat kebobolan dua gol pertama dan gol ketiga itu hampir tidak terelakkan,”

“Jika Anda tidak bisa menguasai permainan saat melawan Barcelona, hal itu sulit, apalagi rencana kami adalah memonopoli bola, serta membuat mereka berlari. Namun, kami tidak cukup mendominasi permainan. Dengan empat pemain bertahan, kami lebih solid daripada bermain dengan tiga bek. Kami kehilangan kontrol pada akhir pertandingan. Kami selalu berusaha mencetak gol. Kami melakukannya sampai gol pertama tetapi kami kemudian kehilangan kendali,” jelas Pep.

Sepakbola.cc