Semi Final Malam Ini Reunian Manchester United

26

Berita Bola: Suporter Manchester United boleh ikut berbangga sedikit bahwa ada empat ex pemain bintang dan satu pemain pinjaman mereka berlaga di semi final Juventus vs Real Madrid nanti malam.

Liga Champions  - Semi Final Malam Ini Reunian Manchester United
Semi Final Malam Ini Reunian Manchester United

Berita Bola: Suporter Manchester United boleh ikut berbangga sedikit bahwa ada empat ex pemain bintang dan satu pemain pinjaman mereka berlaga di semi final Juventus vs Real Madrid nanti malam.

Laga semi final antara Juventus dan Real Madrid pada Rabu dinihari akan melihat reuni dari empat mantan bintang Manchester United, dengan satu lainnya menonton dari tribun.

Cristiano Ronaldo dan Javier Hernandez, yang merupakan pemain pinjaman United musim ini, akan tampil di skuad Real Madrid, sementara Patrice Evra dan Carlos Tevez membela Juventus. Paul Pogba saat ini masih absen karena cedera hamstring dan akan jadi penonton di Turin.

Cukup adil untuk mengatakan bahwa meski pun Manchester United tidak ikut serta Liga Champions musim ini, mereka masih punya lima ini sebagai wakil dari zaman keemasan masa lalu.

CARLOS TEVEZ
(Juventus, Main untuk Manchester United 2007-2009)

Sang pemain Argentina tiba di Old Trafford dari West Ham menyusul berita transfer yang kompleks dan berlarut-larut pada musim panas 2007 dan langsung populer, mencetak 19 gol penting saat United memenangkan Liga Premier dan Liga Champions di musim debutnya.

Tapi dia bukan lagi pemain favorit Sir Alex Ferguson di tahun kedua dan penawaran kontrak baru itu tidak pernah datang meskipun fans United ingin dia bertahan di Old Trafford.

Meskipun membantu United ke gelar Premier League lainnya dan lolos ke final Liga Champions untuk tahun kedua berturut-turut, ia dijual ke rival Manchester City, mendorong munculnya billboard terkenal ‘Selamat Datang di Manchester’.

Tevez memulai karirnya di City dalam bentuk produktif, mencetak 29 kali di musim debutnya dan 23 musim berikutnya, memenangkan Piala FA dan kemudian Liga Premier, tetapi masalah muncul di luar lapangan dalam bentuk rumor hubungannya memburuk dengan manajer Roberto Mancini.

Ini memuncak dengan insiden terkenal di Bayern Munich pada bulan September 2011 ketika Tevez menolak untuk turun dari bangku cadangan sebagai pemain pengganti babak kedua dan ia diskors setelahnya.

Dia akhirnya meninggalkan Manchester City pada Juni 2013, bergabung Juventus dan terus mencetak gol pada tingkat produktif – dengan 49 gol dalam 90 pertandingan di semua kompetisi sejauh ini.

Ia telah memenangi dua medali Serie A. Dia mencetak gol di leg pertama dan kedua dari kemenangan perempat final atas Borussia Dortmund dan sangat dipuja oleh klub dan fans.

PATRICE EVRA
(Juventus, Main untuk Manchester United 2006-2014)

Bek kiri Prancis Evra menikmati sembilan musim yang sangat sukses di Old Trafford dan merupakan bagian integral dari lima kemenangan Premier League, tiga kemenangan Piala Liga dan kesuksesan Liga Champions tahun 2008.

Dia masuk dalam PFA Premier League Team of the Year pada tiga kesempatan dan dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia.

Selain tanggung jawab defensifnya, Evra suka turun ke depan dan memberikan ancaman kepada lawan. Fakta bahwa ia bermain di 379 pertandingan untuk United menunjukkan bagaimana dia sangat penting di depan Sir Alex Ferguson.

Meskipun memiliki satu tahun tersisa di kontraknya, Evra memutuskan untuk meninggalkan Juventus musim panas lalu dengan biaya Rp 23 Milyar saja.

Pada usia 33, Evra terus memainkan peran penting dan telah tampil dalam 20 laga Serie A dan tujuh pertandingan Liga Champions bagi Juventus selama musim debutnya.

PAUL POGBA
(Juventus, Main untuk Manchester United 2009-2012)

Meskipun Pogba tidak akan bermain melawan Real Madrid karena cedera hamstring, reputasinya telah meroket sejak meninggalkan Manchester United pada tahun 2012.

Gelandang tengah itu tiba di akademi United pada tahun 2009 dan telah diproyeksikan sebagai bakat yang akhirnya akan dibawa masuk ke tim pertama.

Namun, meskipun cukup sukses di tim junior dan tim cadangan, Pogba hanya berhasil membuat segelintir penampilan tim pertama untuk pasukan Ferguson dan memutuskan untuk mencari peruntungan di tempat lain.

Juventus merupakan tim yang beruntung menerima Pogba, tapi keberangkatannya diwarnai kontroversi, dengan Ferguson mengatakan bahwa Pogba ‘sama sekali tidak menunjukkan rasa hormat’.

Pogba telah ikut berperan dalam membantu Juve untuk tiga Scudetto berturut-turut dan sekarang ingin mengkonversi dominasi domestik ini menjadi kehormatan Eropa.

Keberhasilannya telah menimbulkan spekulasi bahwa Manchester United mungkin mencoba untuk memancing dia kembali musim panas ini tetapi akan merobek dompet mereka sebesar Rp 1,2 Trilyun jika berani melakukannya.

CRISTIANO RONALDO
(Real Madrid; Main untuk Manchester United 2003-2009)

Pemain terbaik di dunia ini berkarir di Manchester United tetapi telah pergi untuk satu transfer penuh sorotan saat pindah ke Real Madrid pada tahun 2009.

Ronaldo tiba di Old Trafford sebagai pemain luar biasa berusia 17 tahun pada 2003 dan telah tampil mempesona dengan langkah dan tipu daya di debutnya melawan Bolton.

Ronaldo berhasil mencetak 118 gol dalam 292 penampilan untuk United, memenangkan tiga gelar Premier League, Piala FA, tiga Piala Liga, Liga Champions dan Piala Dunia FIFA Club serta berbagai penghargaan individu.

 

JAVIER HERNANDEZ
(Saat ini pemain pinjaman dari Manchester United)

Si Chicharito ini tidak masuk dalam rencana Louis van Gaal musim ini dan dipinjamkan ke Real Madrid pada hari terakhir batas waktu selagi Radamel Falcao tiba di Old Trafford.

Hernandez hanya diberi sedikit peluang bermain dalam tim bertabur bintang seperti itu tetapi ia telah mencetak delapan kali dalam 20 pertandingannya musim ini.

Saat yang paling penting dalam karirnya adalah gol kemenangan akhir melawan rival Atletico Madrid di leg kedua perempat final.

Masa depannya di Old Trafford tidak pasti, meskipun Hernandez sebenarnya tidak melakukan kesalahan apa-apa dalam empat musim di sana, mencetak 59 gol dalam 152 penampilan.

Dia akan senang untuk menunjukkan kepada Van Gaal apa yang dia tidak miliki dengan membantu Real mempertahankan mahkota juara Eropa mereka.