Hasil Munchen vs Barcelona: Maju Ke Final, Barcelona Berterima Kasih Pada Belanda

Berita Bola: Barcelona sekali lagi membuktikan diri menjadi master sepakbola Eropa dan bermain dengan gaya yang paling menarik di benua itu dalam beberapa tahun terakhir, dengan lolos ke final Liga Champions setelah mengalahkan klub raksasa Jerman Bayern Munich dua leg agregat 5-3.

Liga Champions  - Hasil Munchen vs Barcelona: Maju Ke Final, Barcelona Berterima Kasih Pada Belanda
Berita Liga Champions: Maju Ke Final, Barcelona Berterima Kasih Pada Belanda

Hasil Bayern Munchen vs Barcelona: Barcelona sekali lagi membuktikan diri menjadi master sepakbola Eropa dan bermain dengan gaya yang paling menarik di benua itu dalam beberapa tahun terakhir, dengan lolos ke final Liga Champions setelah mengalahkan klub raksasa Jerman Bayern Munchen dua leg agregat 5-3.

Bayern memiliki perjuangan yang berat setelah kalah leg pertama 3-0 di Camp Nou berkat gol Messi di menit-menit akhir dan gol injury time Neymar. Meskipun Bayern mencetak gol cepat di Munich, dua gol Neymar pada babak pertama pada malam tadi terbukti terlalu banyak untuk mereka untuk bisa dibalikkan. Laporan lengkap hasil pertandingan klik di sini!

Namun, benih-benih sepakbola terbaik Eropa itu sebenarnya sudah ditaburkan sejak 1990-an. Djohan Cryuff mengambil rumus sepakbola total klub Belanda Ajax dan memodernisasinya, memenangkan klub mahkota Eropa pertama pada tahun 1991 di Wembley.

Sergi Barjuan adalah anggota dari juara Piala Eropa yang menang saat itu, mengalahkan PSG 1-0 di Rotterdam, yang juga berisi pelatih Barca dan pelatih Bayern saat ini.

Barjuan berbicara soal Barcelonismo, filsafat klub dalam sebuah wawancara TV baru-baru ini.

Filosofi ini didasarkan pada rasa hormat dan aspek-aspek politik dan budaya mengenai identitas Catalan. “Ketika seorang pemain tiba di La Masia ia diajarkan nilai-nilai untuk menghormati manusia, lawan, wasit dan pelatih.” Ini adalah apa yang membuat Barca berbeda dibandingkan klub besar lainnya.

Baik Pep Guardiola maupun Luis Enrique mengembangkan cara berpikir taktis di bawah pelatih Inggris Bobby Robson, dan begitu pula seluruh tim. Begitu banyak sisa anggota pemain dari era itu sehingga sampai sekarang ada empat pemain dari tahun 1997 yang menangani pembinaan tim di perempat final Liga Champions.

Barjuan juga berbicara tentang kemajuan Barca. “Tim memenangkan banyak piala ddengan sepak bola indah di bawah Pep tapi Enrique telah menghasilkan lebih cara bermain sepakbola mengalir” yang, jika benar, membuat raksasa Catalan itu menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan.

Barca memiliki kesempatan lain untuk menambah empat gelar Liga Championsnya. Mereka telah memenangkan tiga kali dalam 10 tahun terakhir, mengalahkan lawan dari Inggris setiap kali, dan kini menjadi favorit terbesar untuk menambahkan trofi tersebut, terutama dengan kekuatan dari tri penyerang Messi, Neymar dan Suarez yang tengah panas-panasnya dan mencetak gol sekedar untuk bersenang-senang.

 

Sepakbola.cc