Bomber Sevilla Ledek Liverpool Usai Pertandingan

Penyerang Sevilla itu merujuk pada final dramastis antara Liverpool dan AC Milan saat ia menyamakannya dengan ‘keajaiban Sevilla’ tadi pagi

Wissam Ben Yedder puas bisa membawa Sevilla menahan imbang Liverpool, Rabu (22/11) dini hari WIB.
Wissam Ben Yedder puas bisa membawa Sevilla menahan imbang Liverpool, Rabu (22/11) dini hari WIB.

Penyerang Sevilla Wissam Ben Yedder teringat laga final Liga Champions yang dramatis antara Liverpool dan AC Milan, saat Sevilla secara ajaib berhasil menahan imbang Liverpool dengan skor 3-3, Rabu (22/11) dini hari WIB.

Itu bukan laga final Liga Champions, namun Wissam Ben Yedder memberikan perbandingan tiga gol yang menakjubkan dari Sevilla melawan Liverpool dengan final Liga Champions pada tahun 2005.

Ben Yedder mencetak dua gol di awal babak kedua untuk membantu membawa timnya melakoni comeback dramastis melawan The Reds, setelah Liverpool sempat unggul 3-0 di babak pertama.

Gol penyeimbang Guido Pizzaro pada menit akhir untuk melengkapi comeback dramatis dan membuat Sevilla meraih satu poin dalam skor 3-3 dalam pertandingan Grup E Liga Champions.

Hasil pertandingan mengingatkan para pencinta sepakbola atas kejadian yang melibatkan Liverpool yang disebut “Keajaiban Istanbul” pada final Liga Champions 2005 lalu. Ketika itu The Reds meraih comeback dari defisit 3-0 untuk menyamakan kedudukan dan akhirnya mengalahkan AC Milan melalui adu penalti sekaligus menjadi juara Liga Champions 2005.

Dan kini Ben Yedder melalui akun Twitternya mencoba membuat perbandingan antara keajaiban Sevilla dengan keajaiban Istanbul setelah pertandingan, yang keduanya sama-sama berakhir dengan skor 3-3.

“Berharap semoga AC Milan menyaksikannya,” tulis Ben Yedder menyinggung kegagalan Milan menjaga keunggulan 3 gol dari Liverpool, di saat Sevilla melakukan hal sebaliknya atas tim Merseyside tersebut.

Dengan hasil imbang ini Sevilla masih belum memastikan diri lolos. Mereka harus mengalahkan Maribor di laga pamungkas untuk menjamin mereka lolos ke babak sistem gugur.

Liverpool tetap berada di puncak grup dengan sembilan poin dan juga bisa maju ke babak sistem gugur dengan kemenangan atau bermain imbang melawan Spartak Moscow pada pertandingan final babak penyisihan grup awal Desember nanti.

Sevilla duduk di posisi kedua dengan delapan poin, Spartak ketiga dengan enam poin dan Maribor berada di dasar klasemen dengan dua poin.

Sepakbola.cc